Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Ranu, Dikenal Wartawan yang Suka Melawan Penyakit Masyarakat

Sedyo
Aksi umat Islam Solo untuk bebaskan Ranu, wartawan media Islam yang ditahan polisi.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ranu Muda Adi Nugroho (36), pria kelahiran Surakarta, 29 September 1980, wartawan media Islam yang ditangkap polisi Sukoharjo banyak dikenal menulia penyakit masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Ranu Muda Adi Nugroho ditangkap aparat kepolisian di rumahnya, Ngasinan RT 003 RW 004 Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis (22/16/2016) dengan tuduhan membiarkan aksi pengrusakan tempat hiburan malam, Social Kitchen di Solo pada Ahad (18/12/2016) pukul 01.45 WIB.

Widiyarto, Pemimpin Redaksi Panjimas.com membenarkan Ranu adalah wartawannya.  Pria yang akrab disapa Widad ini Ranu telah mengakui bahwa dirinya tidak terlibat dalam aksi pengrusakan, sebab saat itu dia bertugas sebagai jurnalis.

Menurut Widad, selama ini, Ranu dikenal memiliki etos kerja dan dedikasi tinggi. Ranu pernah menjadi Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Solo, mendirikan Tabloid Jum’at, pernah bergabung di Muslimdaily dan menjadi anggota resmi sebuah asosiasi wartawan Muslim, Jurnalis Islam Bersatu (JITU).

Menurut Widad, Ranu bergabung menjadi wartawan media online Panjimas.com kurang lebihsatu setengah tahun yang lalu. Investigasinya yang menonjol adalah liputan-liputan yang terkait dengan Penyakit Masyarakat (PEKAT) dan maksiat di Kota Solo.

“Ranu wartawan yang luar biasa, pengalamannya banyak sebagai wartawan dan penulis. Dia dekat dengan para ulama di Solo, tokoh dan aktivis Islam. Dia senang liputan di lapangan.

Bahkan melakukan investigasi. Social Kitchen misalnya, itu sudah setahun yang lalu dilakukan investigasi oleh Ranu, kata Widad dalam keterangannya di Solo, Kamis (22/12/2016).

Widad mengungkapkan ia yakin jika Ranu tidak terlibat dalam aksi anarkis apa pun sebagaimana disangkakan oleh aparat kepolisian.

Penanganan kasus Ranu, diserahkan kepada kuasa hukum dari pihak Tim Pengacara Muslim (TPM) Solo, Anis Prijo Ansharie, SH, Jurianto SH dan juga Budi Satrijo AW, SH, MH yang merupakan kakak kandung Ranu.*/Sedyo

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Dalam Puasa Uang Beredar Jadi Rp 367 Triliun

Dalam Puasa Uang Beredar Jadi Rp 367 Triliun

Gara-Gara Nama Batal ke Amerika, Padahal Robotnya Juara

Gara-Gara Nama Batal ke Amerika, Padahal Robotnya Juara

Anggota Komisi III: Tragedi Tolikara Harus Diselesaikan Secara Hukum

Anggota Komisi III: Tragedi Tolikara Harus Diselesaikan Secara Hukum

Warga Perkampungan Az-Zikra Pasang Spanduk Tolak Syiah Sejak Dua Bulan yang Lalu

Warga Perkampungan Az-Zikra Pasang Spanduk Tolak Syiah Sejak Dua Bulan yang Lalu

Ribuan Dai Bersilaturahim Naik Kapal ke Balikpapan

Ribuan Dai Bersilaturahim Naik Kapal ke Balikpapan

Baca Juga

Berita Lainnya