Selasa, 6 Juli 2021 / 27 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Kesadaran Wakaf Produktif di Indonesia Masih Lemah

Bagikan:

Hidayatullah.com – Peneliti senior Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah  Bank Indonesia  Dr. Ascarya, MBA menilai, kesadaran masyarakat Indonesia terkait wakaf produktif  masih sangat minim.

Menurutnya, wakaf yang umum diketahui masyarakat hanya berkutat pada kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, maupun kesehatan. Seperti masjid, pesantren, kuburan dan sebagainya.

Potensi Wakaf Sangat Besar, Urusan Sertifikasinya Perlu Satu Atap

Padahal, terang Ascarya, wakaf produktif mampu memberikan maslahat yang besar kepada umat dari sisi ekonomi dan kesejahteraan.

Ia mengungkapkan, wakaf yang dilakukan para sahabat dahulu kebanyakan sebjatinya berbentuk wakaf produktif. Misalnya, ketika Umar bin Khatab mewakafkan tanah di Khaibar yang dijadikan kebun yang keuntungannya digunakan untuk kemaslahatan umat.

Karenanya, Ascarya melihat, kesadaran wakaf produktif sebagai sarana pengembangan ekonomi umat masih terkendala oleh minimnya pengetahuan masyarakat itu sendiri.

“Masyarakat belum tersosialisasi dan teredukasi terkait wakaf produktif,” tandasnya.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Literasi di Indonesia Dinilai Berkembang Pesat

Literasi di Indonesia Dinilai Berkembang Pesat

Masjid Al-Aqsha Jayapura Kerap Sediakan Lahan Parkir Kendaraan Jemaat Gereja

Masjid Al-Aqsha Jayapura Kerap Sediakan Lahan Parkir Kendaraan Jemaat Gereja

BPM JMMI ITS Menggelar Grand Launching Mentoring

BPM JMMI ITS Menggelar Grand Launching Mentoring

MUI dan Ormas Islam Minta Polri Evaluasi Keberadaan Densus 88

MUI dan Ormas Islam Minta Polri Evaluasi Keberadaan Densus 88

Sidang Adam Molor, Anggota Senkom Terlihat Jenuh

Sidang Adam Molor, Anggota Senkom Terlihat Jenuh

Baca Juga

Berita Lainnya