Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kesadaran Wakaf Produktif di Indonesia Masih Lemah

Bagikan:

Hidayatullah.com – Peneliti senior Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah  Bank Indonesia  Dr. Ascarya, MBA menilai, kesadaran masyarakat Indonesia terkait wakaf produktif  masih sangat minim.

Menurutnya, wakaf yang umum diketahui masyarakat hanya berkutat pada kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, maupun kesehatan. Seperti masjid, pesantren, kuburan dan sebagainya.

Potensi Wakaf Sangat Besar, Urusan Sertifikasinya Perlu Satu Atap

Padahal, terang Ascarya, wakaf produktif mampu memberikan maslahat yang besar kepada umat dari sisi ekonomi dan kesejahteraan.

Ia mengungkapkan, wakaf yang dilakukan para sahabat dahulu kebanyakan sebjatinya berbentuk wakaf produktif. Misalnya, ketika Umar bin Khatab mewakafkan tanah di Khaibar yang dijadikan kebun yang keuntungannya digunakan untuk kemaslahatan umat.

Karenanya, Ascarya melihat, kesadaran wakaf produktif sebagai sarana pengembangan ekonomi umat masih terkendala oleh minimnya pengetahuan masyarakat itu sendiri.

“Masyarakat belum tersosialisasi dan teredukasi terkait wakaf produktif,” tandasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Gaji Kecil, Banyak Peneliti Indonesia Hengkang ke Luar Negeri

Gaji Kecil, Banyak Peneliti Indonesia Hengkang ke Luar Negeri

Meski Kecewa dengan Sukarlan, Dahnil Minta Kanisius Tidak Didemo

Meski Kecewa dengan Sukarlan, Dahnil Minta Kanisius Tidak Didemo

Remaja Masjid Jakarta Dukung Tayangan Khasanah Trans 7

Remaja Masjid Jakarta Dukung Tayangan Khasanah Trans 7

Musibah Banjir Harus Disikapi dengan Sabar dan Istighfar

Musibah Banjir Harus Disikapi dengan Sabar dan Istighfar

Komentar Ratna Sarumpaet Dicueki MUI

Komentar Ratna Sarumpaet Dicueki MUI

Baca Juga

Berita Lainnya