Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Setelah Bersyahadat, Ratusan Anak Suku Wana Dikhitan Massal Gratis

achmad fazeri/hidayatullah.com
Khitanan massal anak-anak Suku Wana di Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, kerja sama Pos Dai dan IMS, Jumat (16/12/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Majelis Taklim Telkomsel (MTT) bersama Persaudaraan Dai Indonesia (Pos Dai) bekerja sama dengan IMS dibantu pihak Puskesmas Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, menggelar khitanan massal.

“Ada sekitar 100 anak yang dikhitan,” kata Ketua Divisi Pemberdayaan Dai Pos Dai, Samani Harjo, kepada hidayatullah.com di gedung serba guna Desa Opo, Bungku Utara, Sulawesi Tengah, Jumat (16/12/2016).

Samani mengatakan, khitanan massal ini merupakan tindak lanjut dari pengucapan ikrar 2 kalimat syahadat oleh 200-an warga Suku Wana.

200 Orang Suku Wana Ikrarkan Dua Kalimat Syahadat

Khitanan massal ini dikhususkan bagi ratusan anak warga Suku Wana yang belum dikhitan termasuk anak warga setempat.

“Selain Suku Wana, layanan khitan ini juga untuk masyarakat Bungku Utara,” tambahnya.

Samani berharap, dengan adanya layanan khitanan massal ini, Suku Wana jadi tahu syariat Islam tentang khitan atau sunat, sehingga mereka bisa menjaga kebersihan.

Sedang untuk masyarakat sekitar, diharapkan agar bisa meringankan beban orang tua yang ingin menyunatkan anak-anaknya.

“Kita berikan pelayanan gratis bahkan setiap anak-anak diberi uang saku,” pungkasnya.

Kala Hidayah Menyapa Suku Wana

Suasana khitanan massal anak-anak Suku Wana. [Foto: Fazeri]

Suasana khitanan massal anak-anak Suku Wana. [Foto: Fazeri]

Berharap Digelar Setiap Tahun

Ketua Jurim Imunisasi Puskesmas Baturube, Bungku Utara, Yusrin, mengatakan pihaknya telah menurunkan 25 orang tim medis untuk membantu pelaksanaan khitanan massal ini.

“Alhamdulillah, kami senang karena bisa membantu masyarakat dalam pelayanan khitan massal ini,” katanya bersyukur.

Posdai Distribusikan Amanah 13 Motor untuk Aktifitas Dai Pedalaman

Yusrin berharap, ke depan layanan bakti sosial khitanan massal seperti ini bisa diadakan setiap tahun di Bungku Utara. Sebab setiap tahunnya pasti ada saja warga Suku Wana yang ingin menjadi mualaf.

“Bahkan, Suku Wana yang Halaik (kepercayaan asli Suku Wana) juga banyak yang mengikutkan anak-anaknya khitan massal ini,” tutupnya.

IMS Gandeng BPZIS Mandiri Khitan 100 Mualaf Pedalaman Papua

Salah seorang peserta khitanan massal Ahmad Mazuki mengaku senang bisa mengikuti khitanan massal, apalagi karena layanan sosial ini tidak dipungut biaya alias gratis.

“Senang bisa ikut, tapi sakit habis dikhitan,” kata bocah yang akrab disapa Zuki ini.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pengacara: Dikenal Taat Hukum, Menemui Presiden Jokowi, Disebut Teroris

Pengacara: Dikenal Taat Hukum, Menemui Presiden Jokowi, Disebut Teroris

Kerangkeng Manusia Ditemukan di Rumah Bupati Langkat, Diduga Praktik Perbudakan Modern

Kerangkeng Manusia Ditemukan di Rumah Bupati Langkat, Diduga Praktik Perbudakan Modern

Jaringan Muslimah LDK Siap Bantu Bina Eks Pekerja Dolly

Jaringan Muslimah LDK Siap Bantu Bina Eks Pekerja Dolly

Organisasi Dakwah Masih Mendemo Pemerintahan China

Organisasi Dakwah Masih Mendemo Pemerintahan China

“Film Kita Semakin Memojokkan Moralitas Bangsa”

“Film Kita Semakin Memojokkan Moralitas Bangsa”

Baca Juga

Berita Lainnya