Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Elemen Masyarakat Sosialisasikan Fatwa MUI soal Natal ke Pusat Perbelanjaan Bogor

Elemen masyarakat Bogor melakukan sosialisasi fatwa MUI terkait Hukum Menggunakan Atribut Keagamaan non – Muslim’
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sehari setelah keluarnya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 56 tentang ‘tentang Hukum Menggunakan Atribut Keagamaan non – Muslim’ , sejumlah aktivis Muslim di Kota Bogor melakukan sosialisasi dengan cara mendatangi salah satu pusat perbelanjaan.

Sosialisasi di Kota Hujan tersebut dilakukan setelah mendengar adanya laporan tentang pemaksaan pemakaian atribut natal kepada pegawai Muslim.

“Setelah mendapatkan informasi adanya pemaksaan, kami segera turun ke lokasi untuk mengecek hal tersebut. Kita mendatangi Mall Giant Bogor tepatnya di Bakso A Fung,” ujar Muhammad Palogai, salah satu aktivis Islam asal Bogor, Kamis (15/12/2016).

MUI Keluarkan Fatwa Haram Penggunaan Atribut Non Muslim

Palogai mengatakan, para pegawai tersebut tidak melakukan protes saat mereka datangi.

“Justru para pegawai berterima kasih karena mereka sendiri tidak nyaman memakai itu, apalagi itu simbol agama lain,” ungkapnya.

Palogai menambahkan, para pegawai itu juga berterima kasih khususnya kepada Mejelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah mengeluarkan fatwa haramnya menggunakan atribut keagamaan non Muslim tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi IV MUI Kota Bogor Wardhani mengatakan sosialisasi fatwa MUI dilakukan demi menjaga akidah dan kondusifitas kebhinekaan serta tidak salah kaprah terhadap toleransi beragama.

“Alhamdulillah mereka manajemen perusahaan dan para pegawai muslim berterima kasih atas sosialisasi tersebut, sehingga mereka menyerahkan atribut topi sinterklas itu kepada GNPF MUI,” ujar Wardhani.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Diharapkan Mengimbangi Kepentingan Konsumen dan Petani

Pemerintah Diharapkan Mengimbangi Kepentingan Konsumen dan Petani

Hari Ini Sidang Vonis Penganiayaan ‘Kasus Nikah Beda Agama’ Digelar

Hari Ini Sidang Vonis Penganiayaan ‘Kasus Nikah Beda Agama’ Digelar

Pakar: Pesantren Basis Pendidikan Islam

Pakar: Pesantren Basis Pendidikan Islam

Front Pancasila Minta Simposium Nasional Tragedi 1965 Dibubarkan

Front Pancasila Minta Simposium Nasional Tragedi 1965 Dibubarkan

Korban Salah Tangkap Diminta Tuntut Balik Polisi

Korban Salah Tangkap Diminta Tuntut Balik Polisi

Baca Juga

Berita Lainnya