Ahad, 24 Januari 2021 / 11 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Ketum MUI: Isu “Islam Anti Kebhinnekaan” itu Menyesatkan

Yahya G Nasrullah/INA
Pengajian bertema 'Berislam dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika' di Aula PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat malam (09/12/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH  Ma’ruf Amin, menyoroti opini yang berkembang belakangan ini terkait tudingan seolah-olah umat Islam anti kebhinnekaan.

Hal itu disampaikan Kiai Ma’ruf pada pengajian bertema ‘Berislam dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika’ di Aula PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, semalam, Jumat (09/12/2016).

“(Tuduhan) ini menyesatkan, kita dikotak-kotakkan; seolah ada barisan bhinneka, ada yang tidak, ada yang NKRI, ada yang tidak,” ujarnya, lansir Islamic News Agency (INA).

Muhammadiyah: Umat Islam Paling Siap Hidup dalam Kebhinnekaan

Opini dimaksud terutama terkait Aksi Bela Islam yang menuntut penegakan hukum atas tersangka penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dimana aksi-aksi damai itu dituding oleh segelintir pihak sebagai bentuk anti kebhinnekaan.

“Dan sepertinya kelompok Islam ini yang tertuduh. Aksi 212 dianggap tidak bhinneka, yang bhinneka 412,” tambahnya, menyinggung acara Parade Kita Indonesia di Bundaran HI, Jakarta, Ahad (04/12/2016).

Umat Islam Menuntut Keadilan Jangan Dianggap Anti Kebhinnekaan

Tak hanya terhadap umat Islam. Kiai Ma’ruf merasa, MUI juga tertuduh sebagai pihak yang dianggap tidak ber-bhinneka.

“Karena katanya asal mulanya (Aksi Bela Islam. Red) dari fatwa dan sikap MUI,” ucapnya tertawa.

Rois Aam PBNU ini mengungkapkan, opini yang berkembang tersebut berpotensi menimbulkan konflik.

Karenanya, ia mengimbau agar jangan ada pihak yang memberikan penafsiran yang tidak proporsional soal umat Islam dan kebhinnekaan.

Ratna Sarumpaet: Aksi 2 Desember Justru Menjaga Kebhinnekaan

“Suku Baduy dan Suku Tengger di Bromo misalnya, hidup di tengah umat Islam tidak terganggu, padahal sekitarnya Muslim. Umat Islam jelas sangat toleran,” tandasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Yang Menikahkan Aa Gym adalah Ayah Teh Ninih Sendiri

Yang Menikahkan Aa Gym adalah Ayah Teh Ninih Sendiri

Poligami secara Syariah dinilai jadi Sulusi atasi Problem Rumah Tangga

Poligami secara Syariah dinilai jadi Sulusi atasi Problem Rumah Tangga

FUIB Jadi Saksi Pelapor Kasus Ge Pamungkas

FUIB Jadi Saksi Pelapor Kasus Ge Pamungkas

Menag Jadi Keynote Speech Seminar Internasional Agama

Menag Jadi Keynote Speech Seminar Internasional Agama

Dr Dinar Kania: ‘Homo Politic’ Sarana Promosi LGBT Di Berbagai Dunia

Dr Dinar Kania: ‘Homo Politic’ Sarana Promosi LGBT Di Berbagai Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya