Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemuda Muhammadiyah Minta KY Awasi Kasus Ahok secara Intens

ISTIMEWA
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah meminta Komisi Yudisial (KY) RI melakukan pengawasan intens terhadap proses peradilan kasus penistaan agama dengan tersangka Gubernur (non aktif) DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Surat resmi permohonan itu disampaikan PP Pemuda Muhammadiyah kepada KY di Jakarta, Senin (05/12/2016), lansir Islamic News Agency (INA).

Di Depan Presiden Jokowi, Pemuda Muhammadiyah Tuntut Ahok Ditahan

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, proses pengawasan intens itu sangat penting dilakukan oleh KY.

Hal itu, jelasnya, untuk menghindarkan dugaan pelanggaran etik melalui intervensi dan tidak independennya pengadilan negeri dan hakim yang menangani kasus tersebut.

“Agar rasa keadilan publik tidak dicederai dalam kasus penistaan agama yang disangkakan kepada Ahok,” ujarnya dalam keterangan yang diterima INA.

Zaitun Rasmin: Kasus Ahok Perkara Besar, Jangan Dianggap Main-main

Sementara itu, Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman menambahkan, selain kepada KY, pihaknya juga mengirimkan surat yang sama ke Komisi Kejaksaan.

“Sebab kasus ini sudah menjadi perhatian luas oleh publik,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini kasus Ahok sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan sedang menunggu penetapan waktu sidang digelar.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Wakil DPR: Perlu Diterbitkan SK Jilbab Bagi Kowan TNI

Wakil DPR: Perlu Diterbitkan SK Jilbab Bagi Kowan TNI

Densus 88: Otak Konflik Suriah itu Anglo Zionis

Densus 88: Otak Konflik Suriah itu Anglo Zionis

Abu Jibril Menilai Penangkapan Anaknya Langgar HAM

Abu Jibril Menilai Penangkapan Anaknya Langgar HAM

Idul Fitri, MUI Seru Umat Islam Perbanyak Silaturahim Demi Persatuan Bangsa

Idul Fitri, MUI Seru Umat Islam Perbanyak Silaturahim Demi Persatuan Bangsa

Mengabdi di Tanah Lahir Setelah 12 Tahun

Mengabdi di Tanah Lahir Setelah 12 Tahun

Baca Juga

Berita Lainnya