Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

“Kami Hanya Menjalankan Grand Design Allah dari Surat Al-Maidah”

rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Ustadz Bachtiar Nasir di panggung Aksi Bela Islam III di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (02/12/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF) Ustadz Bachtiar Nasir menegaskan, negara telah gagal dalam memahami situasi yang menyebabkan jutaan umat Islam sudah tiga kali melakukan Aksi Bela Islam.

Menurutnya, kesalahan kepala negara dalam memahami situasi ini dengan menganggap aksi tersebut urusan politik.

“Apakah orang Ciamis jalan kaki (ke Jakarta) hanya untuk urusan Pilkada? Tidak! Tapi karena al-Qur’an,” tegas Bachtiar di panggung Aksi Bela Islam III di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (02/12/2016).

Kapolri: Aksi Bela Islam III seperti Suasana Haji di Arafah

Selain itu, Bachtiar juga menjelaskan, yang bisa menggerakkan jutaan orang berduyun-duyun datang ke Monas, seperti pada Jumat ini, adalah Allah melalui al-Qur’an Surat Al-Maidah.

Grand design GNPF apa sih? Mau kemana? Kami tak punya grand design, kami hanya menjalankan grand design Allah dari Surat Al-Maidah,” ungkapnya, sebagaimana dilansir Islamic News Agency (INA).

Bachtiar Nasir: “Musuh Kita adalah Pemodal Politik yang Memecah Belah NKRI”

Kedatangan Suatu Kaum

Dalam Surat Al-Maidah, ia menjelaskan bahwa Allah akan mendatangkan suatu kaum.

“Saya tidak ingin mengancam, tapi dalam Surat Al-Maidah dikatakan, andai murtad dari hukum Allah, maka Allah akan datangkan kaumnya. Dan hari ini kaum itu sudah datang,” jelasnya.

Salah satu ciri kaum tersebut, lanjut Bachtiar, adalah yang dicintai oleh Allah. “Kaum yang dicintai oleh Allah Subhanahu Wata’ala, kaum yang tidak ada urusannya dengan politik,” lanjutnya.

Selain itu, kaum tersebut juga dicirikan sebagai kaum yang lembut terhadap umat Islam dan tegas terhadap orang kafir, kata dia.

“Mereka adalah kaum baru yang lemah lembut kepada Mukmin dan tegas kepada kafir,” imbuhnya.

Mereka pun, lanjutnya, merupakan kaum yang tidak takut dihina siapapun. “Mereka tidak takut dicela,  tidak takut di-bully,” ujarnya.

Dalam Aksi Bela Islam III, Aa Gym Berpesan Agar Jadi Umat yang Kokoh

Terkait jumlah massa yang di luar perkiraan, Bachtiar menyebutkan, Allah-lah yang mengumpulkan jutaan peserta aksi yang hadir sampai ke luar kawasan Monas itu.

“Yang mengumpulkan kita adalah Allah, shaf kita sampai Jalan Thamrin, Bundaran HI,” ungkapnya tampak terharu.* Ali Muhtadin/INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Ini Klarifikasi Quraish Shihab tentang “Nabi Tak Masuk Surga” di Tayangan Tafsir al-Mishbah

Ini Klarifikasi Quraish Shihab tentang “Nabi Tak Masuk Surga” di Tayangan Tafsir al-Mishbah

PA 212: Kapitra Bukan Pengacara HRS Sejak 4 Bulanan Lalu

PA 212: Kapitra Bukan Pengacara HRS Sejak 4 Bulanan Lalu

Sekum Muhammadiyah Khawatir dengan Reputasi Kementerian Agama

Sekum Muhammadiyah Khawatir dengan Reputasi Kementerian Agama

Dikabarkan Meninggal, Abubakar Baasyir Dukung Aksi Bela Islam

Dikabarkan Meninggal, Abubakar Baasyir Dukung Aksi Bela Islam

Kasus Terorisme di Indonesia Masih Misteri

Kasus Terorisme di Indonesia Masih Misteri

Baca Juga

Berita Lainnya