Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Wakil Ketua MPR: Penista Agamalah yang Anti NKRI dan Kebhinekaan

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Massa Aksi Bela Islam III di Jakarta, Jumat (02/12/2016) menuntut Ahok ditangkap.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Aksi Bela Islam kembali digelar untuk ketiga kalinya oleh GNPF-MUI dengan tuntutan penjarakan Ahok. Namun demikian aksi jutaan umat Islam yang datang dari penjuru daerah ini dapat berlangsung tertib.

Menurut Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Aksi Bela Islam oleh umat Islam adalah bentuk dukungan kepada NKRI.

“Kita semua berkumpul di sini bukan anti NKRI. Tapi kita justru cinta NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Penista agama yang justru tidak cinta NKRI dan anti Kebhinekaan,” ujar Hidayat dalam orasi di panggung utama Aksi Bela Islam III di Monas, Jakarta, Jum’at (2/12).

Hidayat menerangkan betapa besarnya jasa umat Islam dalam menjaga NKRI. Dari mulai memperjuangkan kemerdekaan hingga menjaga keutuhan NKRI lewat mosi integral Mohammad Natsir.

“Dari dulu umat Islam sangat cinta NKRI. Makanya jika ada yang bilang aksi 411 dan 212 adalah aksi makar, maka itu fitnah,” ujar Hidayat dilansir Islamic News Agency.

Hidayat menegaskan, bahwa memfitnah kaum Muslimin justru merugikan bangsa, karena umat Islam punya sejarah panjang dalam kontribusi dan perjuangan Indonesia.

“Memfitnah umat Islam merugikan kekuatan bangsa dan negara,” tutupnya.*Pizaro, Yahya G. Nasrullah/INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Aa Gym, UAS, dan TGB pun Saling Menasihati

Aa Gym, UAS, dan TGB pun Saling Menasihati

Terkait Novel, Presiden Jokowi Diminta Tingkatkan Komitmennya Berantas Korupsi

Terkait Novel, Presiden Jokowi Diminta Tingkatkan Komitmennya Berantas Korupsi

KAMMI Desak Pemerintah Usir Diplomat Amerika dan Australia

KAMMI Desak Pemerintah Usir Diplomat Amerika dan Australia

Pemerintah Tetapkan  Besok Kamis 1 Syawal 1434H

Pemerintah Tetapkan Besok Kamis 1 Syawal 1434H

Soal Israel Tak Sekedar Kekuatan Politik, Tapi  Ada Zionisme

Soal Israel Tak Sekedar Kekuatan Politik, Tapi Ada Zionisme

Baca Juga

Berita Lainnya