Rabu, 4 Agustus 2021 / 25 Zulhijjah 1442 H

Nasional

Sambil Menangis, Rachmawati: Ahok Harus Ditahan

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Rachmawati Soekarnoputri menangis pada acara Rapat Konsolidasi GNPF MUI di Jakarta, Selasa (01/11/2016). Rachmawati mendukung Aksi Bela Islam/Bela Qur'an di Jakarta, Jumat (04/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Putri proklamator kemerdekaan RI Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, mengungkapkan, permasalahan yang terjadi pada bangsa Indonesia hari ini multikompleks.

Terutama, kata dia, terkait kasus hukum yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama.

Rachmawati Menangis Saat Cerita Pertemuannya dengan Habib Rizieq

Namun, terang Rahmawati, tidak hanya kasus tersebut. Ahok dinilai telah beberapa kali melakukan sikap yang sangat bertentangan dengan nurani rakyat. Seperti, dugaan kasus korupsi, penggusuran, dan terutama soal reklamasi.

“Reklamasi hanyalah bagian kepentingan pengembang yang dilindungi oleh Ahok, dan notabene tidak ada kepentingannya untuk rakyat,” ujarnya di Aula Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta, Rabu (30/11/2016), lansir Islamic News Agency (INA).

Rachmawati melanjutkan terkait kasus hukum Ahok yang dirasa sudah membuat gaduh satu Indonesia ini.

Rachmawati Soekarnoputri Dukung Aksi Bela Islam Jumat ini

Menurutnya, hal itu juga sudah menyentuh masalah ketidakharmonisan yang menimbulkan bibit-bibut pemecah belah bangsa.

“Untuk itu, Ahok harusnya diproses hukum dan ditahan,” ungkapnya dengan suara tersekat sambil menitikkan air mata.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Bupati Bangka Tengah Galakkan Progam Gerakan Maghrib Mengaji

Bupati Bangka Tengah Galakkan Progam Gerakan Maghrib Mengaji

Habib Rizieq

Ahok Bisa Bernasib Sama dengan Aceng Fikri

Pelajar Mataram Dukung Jilbab Pelajar di Bali

Pelajar Mataram Dukung Jilbab Pelajar di Bali

Politisi PKS: Agama Berkedudukan Tinggi di Mata Undang-undang

Politisi PKS: Agama Berkedudukan Tinggi di Mata Undang-undang

PBNU : Kasus Gayus Jangan Habiskan Energi Bangsa

PBNU : Kasus Gayus Jangan Habiskan Energi Bangsa

Baca Juga

Berita Lainnya