Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Neno Warisman Mengaku tak Tertarik Berpolitik

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Neno Warisman usai pertemuan GNPF MUI di Jl Petamburan III, Jakarta (01/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Mantan penyanyi yang kini aktif sebagai pegiat ketahanan keluarga, Neno Warisman, mengaku enggan berpolitik.

Hal itu ia sampaikan pada acara silaturahim bertema “Sambung Rasa dan Cinta GIN” di Rumah Makan Bebek Dower, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016), lansir Islamic News Agency (INA).

KH Ma’ruf Amin: MUI tidak Berpolitik, Ahok yang Masuk Ranah Agama

Bunda Neno menegaskan, ia masih setia sebagai aktivis parenting dan pegiat ketahanan keluarga sebagaimana yang diketahui selama ini.

Ia mengaku tidak tertarik untuk jabatan politik apapun meski kerap mendapat banyak tawaran.

“Ibu yang selalu ramah dan murah senyum ini tidak tertarik untuk jabatan politik apapun, meski kerap ditawarkan oleh beberapa pihak dan partai,” katanya.

ILUNI UI Tegaskan Jati Diri sebagai Gerakan Moral, bukan Politik

Kegundahan atas Kondisi Bangsa

Neno yang juga Ketua Gerakan Ibu Negeri (GIN) mengatakan, GIN lahir dari kegundahannya atas kondisi bangsa Indonesia saat ini.

“Gerakan ini murni muncul dari lubuk hati seorang ibu yang gundah akan kondisi negeri yang kian memprihatinkan. Dan sang ibu berusaha untuk mengajak ibu-ibu lainnya untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” terangnya.

Kegiatan di Cilandak itu dalam rangka mengeratkan silaturahim dan menguatkan ikatan ukhuwah, serta melakukan konsolidasi dan koordinasi terkait Aksi Bela Islam III.

Acara yang dihadiri lebih dari 60 orang ini juga dihadiri oleh beberapa kaum Adam, yang biasa disebut sebagai Ayah Negeri.

Aksi Super Damai 212, GIN Siap Bantu Dinas Kebersihan DKI

Dalam acara yang kental nuansa merah putih tersebut, Ketua GIN Neno Warisman, kembali menegaskan, gerakan yang digagasnya bukan gerakan politik.

GIN tidak memihak pada partai politik tertentu, tidak memihak pada agama, suku, dan ras tertentu.

“Gerakan ini ditekankan sebagai gerakan moral yang berlandaskan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia, dan menjunjung tinggi asas Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Bunda Neno, sapaannya.* Haikal/INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Suryadharma: Umat Islam Tak Halangi Pendirian Rumah Ibadat

Suryadharma: Umat Islam Tak Halangi Pendirian Rumah Ibadat

Mensos: Penyandang Cacat di Indonesia 2,8 Juta Jiwa

Mensos: Penyandang Cacat di Indonesia 2,8 Juta Jiwa

Menko Polhukam: Tak Ada Kontradiksi Antara Agama dan Pancasila

Menko Polhukam: Tak Ada Kontradiksi Antara Agama dan Pancasila

Allah Turunkan Hujan Usai Shalat Istisqa’, Bima Arya Berbasah Ria

Allah Turunkan Hujan Usai Shalat Istisqa’, Bima Arya Berbasah Ria

Sambangi PN Jakarta Utara dan MA,  GNPF Beri Surat Dukungan Majelis Hakim

Sambangi PN Jakarta Utara dan MA, GNPF Beri Surat Dukungan Majelis Hakim

Baca Juga

Berita Lainnya