Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Aksi Jalan Kaki Tetap Dilakukan Demi Penegakan Hukum dan Bentuk Pembelaan Agama

Dadang Mustofa/ina
Massa berjalan kaki dari Ciomas ke Jakarta untuk ikut Aksi Bela Islam III.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Meskipun Polri dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI sepakat mencabut larangan pada organda yang mengangkut peserta Aksi 212 di Jakarta, tapi tak menyurutkan peserta Aksi Bela Islam III asal Ciamis, Jawa Barat tetap berjalan kaki menuju Jakarta.

Koordinator aksi, Ecep Saepul Ruhiyat menjelaskan, alasan aksi jalan kaki itu bukan karena disebabkan pelarangan angkutan, akan tetapi untuk menunjukkan bahwa umat Islam akan melakukan apapun untuk membela agamanya.

“Ketika permasalahan hukum yang menyangkut dengan penistaan agama, penistaan al-Quran, penistaan Rasulullah dan penistaan Allah Subhanahu Wata’ala, maka kami siap membela dengan segala kekuatan yang kami miliki,” tegas Ecep Saepul Ruhiyat kepada Islamic News Agency (INA) di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Rajapolah, Tasikmalaya, Senin (28/11/2016) siang.

KOKAM akan Koordinasikan Jutaan Massa Ikut Aksi Bela Islam III

“Siapa pun yang berani menistakan agama Islam maka akan berhadapan dengan seluruh umat Islam,” sambung Ecep.

“Kami akan tetap melanjutkan ini namun tentu kami mengecek kesiapan para peserta. Kami akan estafetkan, yang anak-anak yang sudah kelelahan akan diistirahatkan dulu dan akan digantikan oleh kaum Muslimin dari Tasikmalaya,” katanya kepada jaringan berita yang diinisiasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU) ini.

Massa Tionghoa dan Non-Muslim Siap Dukung Aksi Bela Islam III

[Foto: Dadang Mustofa/ina]

[Foto: Dadang Mustofa/ina]

Wujud Solidaritas atas Rohingya

Selain itu, Ecep menambahkan, aksi jalan kaki warga Ciamis ke Jakarta untuk ikut Aksi Bela Islam III ini juga sebagai wujud solidaritas kaum Muslimin di berbagai belahan dunia yang dianiaya. Termasuk kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya di Myanmar, Palestina, Suriah dan lain-lain.

“Gerakan ini juga sebagai wujud solidaritas kami atas saudara kami di Myanmar, Palestina, Suriah, dan lain-lain. Kita akan mewakafkan diri kita untuk membela agama ini,” pungkasnya.

Saat ini peserta aksi jalan kaki telah melanjutkan perjalanannya setelah semalam beristirahat di Pos 1 Pondok Pesantren Miftahul Huda. Dan akan beristirahat lagi di pos 3 Malangbong, Garut.

Aksi jalan kaki ini banyak mengejutkan berbagai pihak setelah foto dan videonya menjadi viral di media sosial. Sampai berita ini ditulis, sepanjang perjalanan, peserta mendapat sambutan baik dari masyarakat.* Dadang Mustofa, Ally Muhammad Abduh/INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Deddy Corbuzier Masuk Islam

Deddy Corbuzier Masuk Islam

Jadi Korban Bencana, Suryani  tetap Berbagi

Jadi Korban Bencana, Suryani tetap Berbagi

Acara Syiah di Balikpapan Digagalkan Masyarakat dan Komponen Muslim

Acara Syiah di Balikpapan Digagalkan Masyarakat dan Komponen Muslim

FPI Datangi Kejaksaan Desak Tangkap Pimred Playboy

FPI Datangi Kejaksaan Desak Tangkap Pimred Playboy

Umat Islam Perlu Pusat Studi Kebudayaan Peradaban Islam dan Jawa

Umat Islam Perlu Pusat Studi Kebudayaan Peradaban Islam dan Jawa

Baca Juga

Berita Lainnya