Jum'at, 22 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Krisis Rohingya, Presiden Jokowi Diminta Bersikap Tegas kepada Myanmar

IST
Pegiat advokasi Rohingya di Indonesia, Heri Aryanto dari SNH Advocacy Center.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pegiat advokasi Rohingya di Indonesia, Heri Aryanto menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya sudah menyatakan sikap tegasnya kepada rezim Pemerintah Myanmar.

Hal ini, kata dia, mengingat tragedi kemanusiaan atas etnis Rohingya di Myanmar sudah menuai kecaman dan keprihatinan dari berbagai masyarakat internasional, termasuk Indonesia.

Lembaga Kemanusiaan di ASEAN Desak Myanmar Buka Akses Bantuan untuk Rohingya

Heri, sapaannya, mengatakan, kejahatan kemanusiaan terhadap Rohingya telah berlangsung lama.

“Rohingya telah diperlakukan tidak manusiawi selama berdekade-dekade lamanya, tetapi sengaja dibiarkan,” tegasnya melalui siaran pers yang diterima hidayatullah.com di Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Pemerintah Myanmar dan kelompok penduduk mayoritas setempat di bawah kendali Gerakan 969, kata Heri, dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan ini.

PIARA: Di Myanmar telah Terjadi Genosida atas Etnis Rohingya sejak Lama

Mereka, kata dia, membunuh anak-anak Rohingya yang tak berdosa secara keji, pun terhadap para perempuan dan laki-laki Rohingya. Rumah-rumah masyarakat etnis Rohingya dihancurkan dan tempat ibadah dimusnahkan.

“Ini bukan kejahatan biasa, ini kejahatan genosida yang sistematis. Namun kondisi ini sengaja dibiarkan untuk berbagai kepentingan,” ujar Advokat yang tergabung dalam SNH Advocacy Center ini.

Presiden Diminta Bersikap Tegas

Ia pun meminta Presiden Jokowi agar bersikap tegas mendukung langkah-langkah penyelesaian dan perlindungan terhadap etnis Rohingya, sebagaimana “sikap tegasnya” mendukung bangsa Palestina.

Begitu juga, diharapkan ada sikap tegas Presiden mengutuk kejahatan genosida di Myanmar seperti sikap tegasnya mengutuk kejahatan bom Perancis.

Hidayatullah Desak Pemerintah segera Ambil Langkah Diplomatik Selamatkan Muslimin Rohingya

Menurut Heri, sikap tegas Presiden terhadap Myanmar sangat ditunggu.

Jikalau rezim Myanmar tidak bergeming, kata dia, langkah terbaik adalah memulangkan Kedubes Myanmar agar kembali ke negaranya.

“Kalau Presiden Jokowi tidak didengar, usir Kedubes Myanmar dari Indonesia!” pungkasnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Dubes Saudi: Bercadar Sama Sekali Tak Mengganggu Proses Pendidikan

Dubes Saudi: Bercadar Sama Sekali Tak Mengganggu Proses Pendidikan

Kasus Reklamasi, Amien Rais: Indonesia Sedang Dijual Perlahan

Kasus Reklamasi, Amien Rais: Indonesia Sedang Dijual Perlahan

Ma’mun Murod: Negara Wajib Hadirkan Nilai Ketuhanan dalam Kehidupan

Ma’mun Murod: Negara Wajib Hadirkan Nilai Ketuhanan dalam Kehidupan

BPJPH-Kementerian segera Teken MoU Layanan Sertifikasi Halal

BPJPH-Kementerian segera Teken MoU Layanan Sertifikasi Halal

Masyarakat Diimbau Hindari Euforia Perayaan Tahun Baru

Masyarakat Diimbau Hindari Euforia Perayaan Tahun Baru

Baca Juga

Berita Lainnya