Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dilindungi UU, MUI Tegaskan tak Berhak Larang Aksi Bela Islam

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Massa Aksi Bela Islam II desak Ahok diproses hukum dengan adil di Jakarta, Jumat (04/11/2016) membawa bendera Merah Putih.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid mengungkapkan, kegiatan unjuk rasa/demonstrasi adalah hak asasi warga negara yang dilindungi oleh undang-undang.

Hal itu ia sampaikan menanggapi Aksi Bela Islam III yang rencananya akan digelar pekan depan, Jumat (02/11/2016) di kawasan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Terkait Aksi Bela Islam III, Ini Tausyiah Kebangsaan MUI

“Demo adalah jalan terakhir jika memang tidak ditemukan solusi lewat musyawarah dan sebagainya,” ujarnya di kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi 51, Jakarta, Selasa (22/11/2016), lansir JITU Islamic News Agency.

Zainut menjelaskan, jika terpaksa dilakukan, MUI mengimbau agar demo dilaksanakan dengan cara yang sopan, tertib, damai, akhlaqul karimah, serta mematuhi peraturan yang berlaku.

“Kita memberikan garis dengan syarat-syarat itu,” pungkasnya.

MUI Minta Aksi 2 Desember Berakhlakul Karimah, Ingatkan Polisi Bersikap Persuasif

 

Sementara itu, Sekretaris Jendral MUI Pusat Anwar Abbas menjelaskan, MUI tidak berwewenang untuk melakukan pelarangan melakukan demonstrasi.

“MUI senantiasa memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan demo dan juga tidak melakukan pelarangan karena MUI tidak punya kewenangan. Demo adalah hak konstitusi warga negara yang itu dilindungi UUD,” ungkapnya.

Polda Metro Jaya Minta MUI Keluarkan Fatwa Shalat Jumat di Jalan Raya

Lebih lanjut, Anwar menjelaskan bahwa demo bisa dilaksanakan jika tidak ada titik temu dalam musyawarah.

“Jika tidak ditemukan titik temu dalam musyawarah, maka dimungkinkan untuk demo tapi dengan catatan harus damai,” ujarnya.* Yahya, Ali Muhtadin/JITU INA

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Anggap  Tradisi Penyembah Berhala, Santri Luqmanul Hakim Tolak Valentine’s

Anggap Tradisi Penyembah Berhala, Santri Luqmanul Hakim Tolak Valentine’s

Din Syamsuddin Minta Jokowi Hentikan Pembahasan RUU HIP

Din Syamsuddin Minta Jokowi Hentikan Pembahasan RUU HIP

HTI: Tidak Benar, Syariah Islam Hambat Investasi di Aceh

HTI: Tidak Benar, Syariah Islam Hambat Investasi di Aceh

Yusril: Di Sini Masih Banyak yang Miskin dan Menganggur, untuk Apa TKA?

Yusril: Di Sini Masih Banyak yang Miskin dan Menganggur, untuk Apa TKA?

Amina Wadud dan Kontroversi Imam Shalat Jumat

Amina Wadud dan Kontroversi Imam Shalat Jumat

Baca Juga

Berita Lainnya