Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Permadi: Ahok Jadi Tersangka Hanyalah “Permen” dari Kepolisian

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Bareskrim Polri saat menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/11/2016). [Foto: Syakur]
Bagikan:

Hidayatullah.com– Politisi nasional Permadi menilai, seharusnya masyarakat tidak puas dengan status tersangka yang ditetapkan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama.

Ahok diperiksa penyidik Bareskrim Polri pertama kalinya sebagai tersangka penistaan agama di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

“Kok bisa puas dikasih ‘permen’ berupa Ahok sebagai tersangka dari kepolisian? Harusnya tuntut sampai Ahok dipenjara,” ujarnya di Jakarta, lansir JITU Islamic News Agency.

Permadi Pernah Dipenjara atas Kasus Penistaan Agama: Ahok Harus Ditahan Juga!

Selain soal itu, Permadi juga menyoroti perkara maklumat Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang melarang shalat Jumat pada Aksi Bela Islam III 2 Desember pekan depan digelar di jalan protokol.

Menanggapi hal tersebut, Permadi menilai orang yang melarang aksi turun jalan tidak mengerti undang-undang.

“Demo adalah hak warga negara dan itu telah dijamin oleh undang-undang,” katanya dalam sebuah diskusi publik di Kantor PB HMI, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Mantan politisi PDIP tersebut menilai, orang yang melarang unjuk aspirasi di jalan bisa dilaporkan dan dituntut karena melanggar hak sebagai warga negara.

Polisi Akan Bubarkan Aksi 2 Desember Jika Dilaksanakan di Jalan Protokol

Aksi Damai 411 Bersejarah

Permadi juga menyoroti tudingan Ahok bahwa massa Aksi Bela Islam II 4 November lalu dibayar per orang Rp 500 ribu.

Politis Partai Gerindra ini mengatakan, Aksi Damai 411 itu murni digerakkan oleh kekuatan Tuhan, bukan karena uang atau materi lainnya.

“Kalau saya lihat, Aksi 411 ini bergerak atas kekuatan Tuhan. Tak mungkin FPI, HMI, dan Hizbut Tahrir mampu mengumpulkan massa sebanyak itu,” katanya.

Tuduh Peserta Aksi 411 Dibayar, Arifin Ilham Doakan Ahok dapat Hidayah

Permadi melihat Aksi Damai 411 merupakan aksi terbesar dalam sejarah Indonesia. “Saya sudah 50 tahun hidup dalam kegiatan demonstrasi. Namun aksi 411 ini merupakan aksi terbesar,” ungkapnya.* Tommy Abdullah/JITU INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

KPK Yakin Cukup Bukti, PKS Tunjuk M Assegaf Jadi Pengacaranya

KPK Yakin Cukup Bukti, PKS Tunjuk M Assegaf Jadi Pengacaranya

Korban Pemerkosaan pernah Ngaji Salaf di Masjid Abu Hurairah Lombok Barat

Korban Pemerkosaan pernah Ngaji Salaf di Masjid Abu Hurairah Lombok Barat

LIPIA Wisuda 750 Mahasiswa dari Berbagai Angkatan

LIPIA Wisuda 750 Mahasiswa dari Berbagai Angkatan

Rombongan Muslimah Ajukan Surat Keberatan Kata Sambutan Menag di Buku Syiah

Rombongan Muslimah Ajukan Surat Keberatan Kata Sambutan Menag di Buku Syiah

Begini Cara Malaysia Redam Bahaya Syiah

Begini Cara Malaysia Redam Bahaya Syiah

Baca Juga

Berita Lainnya