Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kasus Ahok, Heppy Trenggono: Pemilik Modal Mempermainkan Demokrasi Indonesia

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Presiden IIBF Heppy Trenggono usai konferensi pers GNPF MUI di Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Heppy Trenggono, mengatakan, ada kekuatan modal yang sedang mempermainkan demokrasi Indonesia.

Hal itu ia utarakan menanggapi terkesan lambannya penanganan kasus penistaan agama dengan tersangka Gubernur (non-aktif) DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Kedaulatan rakyat sebetulnya dilucuti. Yang ada bagaimana pemilik-pemilik modal mempermainkan demokrasi, hukum, aparat, dan sebagainya dalam pengaruh yang luar biasa,” ujarnya kepada wartawan dalam suatu acara GNPF MUI di Jakarta, belum lama ini.

Jika Umat Islam Diam, Indonesia Hanya akan Dikuasai Segelintir Orang

Heppy merasa cukup optimistis, umat Islam bisa mengambil benang merah, bahwa musuh utama bangsa saat ini adalah kekuatan besar yang ingin merusak Indonesia.

“Musuh kita bukan polisi atau TNI, tapi orang-orang yang ingin memecah belah dengan kekuatan uangnya, dan dengan cara-cara yang tidak sepatutnya,” ungkapnya, lansir kantor berita Islam asosiasi JITU, Islamic News Agency (INA).

Penggagas Gerakan Beli Indonesia ini mengungkapkan, kasus Ahok saat ini harus menjadi momentum bagi seluruh komponen bangsa, tidak hanya umat Islam.

Panglima TNI: Indonesia Tanpa Umat Islam Bukan Indonesia

“Karena memang penegakan hukum ini harus diperjuangkan. Di Indonesia tidak boleh lagi ada yang diperlakukan istimewa. (Perlakuan istimewa) ini potensi yang akan menimbulkan perpecahan bangsa yang sangat besar,” tandas Heppy.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengklaim, proses hukum kasus penistaan agama dengan tersangka Ahok dilakukan secara maraton.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Dubes Paraguay Masuk Islam setelah Bertemu gadis Tapanuli

Dubes Paraguay Masuk Islam setelah Bertemu gadis Tapanuli

LDII Minta Maaf, Proses Hukum Jalan Terus

LDII Minta Maaf, Proses Hukum Jalan Terus

Pemkot Palangka Raya Resmi Tutup Praktik Prostisusi Bukit Sungkai

Pemkot Palangka Raya Resmi Tutup Praktik Prostisusi Bukit Sungkai

Perayaan Tahun Baru, 8 Warga di Bali Kena Petasan Masuk Rumah Sakit

Perayaan Tahun Baru, 8 Warga di Bali Kena Petasan Masuk Rumah Sakit

Silaturahim Pimpinan Ormas Kepemudaan Islam di Kantor PB PMI

Silaturahim Pimpinan Ormas Kepemudaan Islam di Kantor PB PMI

Baca Juga

Berita Lainnya