Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Resolusi Bandung: Ahok Harus Ditahan Secepatnya

bilal tadzkir/hidayatullah.com
Ribuan massa peserta Aksi Apel Akbar Muslim Jabar kawal kasus Ahok shalat ashar berjamaah di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (18/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ribuan umat Islam Jawa Barat menggelar apel akbar dalam rangka mengawal proses hukum kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Aksi damai yang digelar di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (18/11/2016) lalu itu menghasilkan “Resolusi Bandung”.

Berikut isi lengkapnya berdasarkan salinan resmi diterima hidayatullah.com, baru-baru ini:

Ribuan Umat Islam Jabar Gelar Apel Akbar Kawal Kasus Ahok

RESOLUSI BANDUNG
APEL AKBAR MUSLIM JAWA BARAT

Bismillaahirrohmaanirrohiim

1.    Meneguhkan komitmen Muslim Jawa Barat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI dan tegaknya penerapan prinsip-prinisp Negara Hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (3)  UUD NRI 1945 dari penista Agama dan segala bentuk unsur pemecah belah NKRI.

2.    Putusan Bareskrim Polri  yang menyatakan bahwa Ahok sebagai tersangka dan dicekal tetapi tidak ditangkap merupakan tindakan diskriminatif yang bertentangan dengan Negara Hukum (Pasal 27), “semua orang berkedudukan sederjat dalam hukum”  sebagaimana dicita-citakan para Founding Father.

Sambil Menangis, Wagub Jabar: Al-Qur’an Dinista, Negara tak Bertindak Tegas

3.    Menuntut agar aparat keamanan tidak hanya menetapkan Ahok sebagai tersangka penistaan agama, tapi juga  Ahok harus secepatnya ditangkap dan ditahan untuk mencegah kemungkinan Ahok melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, atau melakukan kembali perbuatan yang sama atau sejenis.

4.    Menegaskan bahwa Aksi yang dilakukan oleh ummat Islam bukanlah aksi SARA, bukan aksi politik dan bukan aksi yang berhubungan dengan Pilkada DKI. Ini murni tuntutan ummat Islam agar penista agama diadili dengan hukum yang berlaku di negara ini secara adil dan transparan.

5.    Kita semua menolak penistaan seluruh agama oleh siapa pun. Tidak boleh ada yang menistakan agama apa pun di Indonesia. Semua penganut agama harus dihormati dan saling menghormati. Dan itulah kunci kedamaian dalam kebhinnekaan.

6.    Menuntut dengan tegas pihak aparat penegak hukum untuk menghentikansegala tindakan dan perbuatan yang bersifat intimidatif dan represif, dengan melakukan penangkapan  dan interogasi kepada para aktifis Islam yang memiliki hak untuk  mengemukakan pendapat secara bebas , merdeka dan bertangung  jawab, sebagaimana dijamin oleh UUD 1945.

[Foto] Aksi Ribuan Pemuda Jabar Desak Ahok Diproses Hukum

7.    Mendukung langkah POLRI dalam penegekan hukum bagi penistaan agama, serta mendukung TNI dalam menjaga teritorial dan keutuhan NKRI dari segala bentuk unsur pemecah belah, infiltrasi dan intervensi kekuatan luar.

Bandung, Jum’at 18 November 2016
ALIANSI PERGERAKAN ISLAM (API) JAWA BARAT

Ust. Asep Syaripudin
(Koordinator).*

Rep: Imam Nawawi
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Soal Produk Halal, Mantan Direktur LPPOM MUI: Di Indonesia Banyak Abu Nawas

Soal Produk Halal, Mantan Direktur LPPOM MUI: Di Indonesia Banyak Abu Nawas

Mendagri Sebut Pencabutan Perda Miras Hanya yang Tumpang Tindih

Mendagri Sebut Pencabutan Perda Miras Hanya yang Tumpang Tindih

Ratusan Aktivis Datangi Kedubes Amerika

Ratusan Aktivis Datangi Kedubes Amerika

Muchdi Purwopranjono Gagal Jadi Anggota PP Muhammadiyah

Muchdi Purwopranjono Gagal Jadi Anggota PP Muhammadiyah

Beli Indonesia Bangun Budaya Bangga Produk Dalam Negeri

Beli Indonesia Bangun Budaya Bangga Produk Dalam Negeri

Baca Juga

Berita Lainnya