Senin, 18 Oktober 2021 / 11 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Dukung Buni Yani, Waroeng NKRI Datangi Polda Desak Proses Hukum Independen

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Massa Aksi Bela Islam II menuntut proses hukum yang adil atas kasus Ahok diduga menghina al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 51 di Jakarta, Jumat (04/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Komunitas Waroeng NKRI dan Pemuda Al-Azhar mendatangi Reskrimsus Polda Metro Jaya di Jakarta, Jumat (18/11/2016), guna memberikan dukungan kepada Buni Yani.

Buni Yani, salah satu pengunggah video Gubernur (non-aktif) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berpidato di depan warga Kepulauan Seribu yang menyinggung Al-Maidah:51.

Video unggahannya dituding sejumlah pihak sebagai pemicu merebaknya aksi protes atas kasus penistaan agama dengan tersangka Ahok.

Salah satu koordinator Waroeng NKRI, Suhe, berharap Polda Metro Jaya dapat bertindak independen dalam memproses kasus Ahok.

“Kita datang ke Polda untuk memberikan dukungan penuh kepada Saudara Buni Yani, kita meminta polisi bertindak independen dalam melakukan proses tersebut,” ujar Suhe kepada wartawan di Polda Metro Jaya.

Suhe menilai Buni Yani memiliki kepribadian yang baik dan tidak memiliki riwayat yang buruk di tengah masyarakat, lansir kantor berita Islam asosiasi JITU, Islamic News Agency (INA).

“Kami mengenal Mas Buni dengan baik, beliau sering hadir dalam kajian di Masjid Al-Azhar,” ujar Suhe.

Menurutnya, Buni Yani sebagai pengunggah video, tidak bersalah dalam kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Ahok.

Lebih lanjut, ia mengaku akan membuat sebuah gerakan dengan memberi tanda pagar (tagar/hashtag#savebuniyani. Ia berharap tagar tersebut menjadi viral di media sosial sebagai sebuah bentuk dukungan.

“Buni Yani tidak bersalah, hashtag #savebuniyani akan kami jadikan viral di sosial media,” jelasnya.* Heikal/INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Aset  BMT UGT Sidogiri Tembus Rp 1,8 Triliun

Aset BMT UGT Sidogiri Tembus Rp 1,8 Triliun

LBH: Banyak Pelanggaran Dalam Proses Pembahasan RUU Pertembakauan

LBH: Banyak Pelanggaran Dalam Proses Pembahasan RUU Pertembakauan

MUI akan Menginisiasi Gerakan Dialog Nasional

MUI akan Menginisiasi Gerakan Dialog Nasional

vaksin syarat haji

IDI Usulkan Tenaga Kesehatan Jalani Tiga Kali Suntik Vaksin Sinovac

PKS: Budaya Kami adalah Pluralitas

PKS: Budaya Kami adalah Pluralitas

Baca Juga

Berita Lainnya