Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Grab Indonesia Dikecam Netizen setelah Kicauan Dukungan terhadap Ahok

twitter
Kicauan akun twitter Grab Indonesia mendukung Ahok, Rabu (16/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Salah satu perusahaan aplikasi pemesanan transportasi, Grab Indonesia, dikecam masyarakat pengguna internet karena dinilai mendukung salah satu calon Gubernur DKI Jakarta.

Rabu (16/11/2016) kemarin, akun resmi media sosial Twitter perusahaan itu, @GrabID, dikabarkan berkicau soal dukungannya terhadap cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Grab Indonesia mendukung @basuki_btp #KamiAhok,” demikian dikicaukan @GrabID tampak pada catatan waktu pukul 9.51, 16 November 2016, seraya  menandai (mention) akun resmi Ahok.

Rabu kemarin Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama. Hari itu, jagat media sosial ini juga diramaikan oleh pendukung Ahok lewat tanda pagar (tagar) #KamiAhok.

Usai berkicau begitu, Grab Indonesia ramai dikecam oleh pengguna media sosial (netizen) atas kicauan itu.

Netizen dengan akun Fery koes ‏@FKushendar, misalnya, Rabu kemarin, menulis:
@GrabID @basuki_btp wah parah ikutan politik juga nih.”

Bahkan, banyak netizen yang mengaku langsung menghapus aplikasi Grab di perangkat digitalnya masing-masing karena kicauan itu.

Pantauan hidayatullah.com, kecaman atas perusahaan tersebut pun masih mengalir hingga Kamis (17/11/2016) pagi waktu di Jakarta.

Unggah Video Kapolda Saat Aksi 411, Aktivis Bela Islam Diciduk Polisi

Netizen dengan akun Aryo Anindito Ryo ‏@aryo_anindito berkicau:
@GrabID dukung penista agama? Ternyata berpolitik ya? Kami sudah uninstall aplikasi anda.”

Akun Untung Kasirin ‏@untungkasirin:
“@GrabID kalo lagi g pake kendaraan sendiri, sy milih grab ketimbang yg lain. skrg sy milih uninstall krn keberpihakan grab. bye.”

Roni Sukmajadi ‏@RSukmajadi:
@GrabID terima kasih Grab atas keberpihakan politiknya. Mohon maaf saya harus uninstall aplikasinya ya. Saya pake transportasi online lain aja.”

Pengguna media sosial dengan akun Senja Fitrani Roni ‏@jimbrons sampai mengatakan, “… ini tindakan bunuh diri oleh @GrabID.”

Bantahan Grab

Atas kicauan itu, Grab Indonesia telah menyampaikan bantahannya mendukung Ahok.

“Sempat terjadi pelanggaran akses akun kami. Grab tidak memihak kepada afiliasi politik mana pun. Mohon maaf atas kesalahpahaman yang ditimbulkan,” tulis akun resmi ‏@GrabID tertanggal 16 November 2016.

Akun @GrabID membantah dukung Ahok.

Akun @GrabID membantah dukung Ahok.

Kicauan sebelumnya yang menyatakan dukungan atas Ahok pun sudah tak terlihat lagi di lini masa (timeline) akun tersebut. Kemungkinan sudah dihapus setelah mendapat kecaman publik media sosial.

Meski sudah membantah, netizen tidak sepenuhnya percaya. Banyak yang justru mempertanyakan, mengapa bisa terjadi “pelanggaran akses akun” tersebut.

@GrabID kok begitu mudah yak akun resmi dimanfaatkan atau digunakan, hehehe, mimin-nya perlu dipilih ulang,” kicau akun Mr. T ‏@tarsihekaputra membalas twit bantahan Grab Indonesia tersebut.

Akun lain pun ramai-ramai membalas bantahan itu.

Sarok Kuaci ‏@henrydeddy menulis:
@GrabID akun publik harus netral.”

BOY CRUSH ツ ‏@Raviarkam:
“@GrabID Kalau tangan ente gatel buat ngetwit n beri dukungan… Ente pake akun ente sndiri aje min… Kagak pinter amat lu jadi admin ?.

Fatmi wardhani ‏@fatmi_wardhani:
“@GrabID saya juga UNINSTALL. bye grab..saya mah kesian sama drivers kamu, tapi klakuan adminmu yg bikin eneg.”

K360 J4L!n64n ‏@iwanpurwanto57:
“@GrabID kl memang dukung @basuki_btp hrs konsisten dong. Angkut aja penumpang khusus ahokers. Sehari 1jt penumpang tuuuh.”

Baguus ‏@bagussetya80:

“@GrabID jika benar, aku akan uninstall dan karna membela ahok penista alquranku maka aku akan ajak temen2ku untuk melakukan hal serupa.”

Taksi Online Sharing Ekonomi yang Akan Gusur Kapitalisme?

Selain itu, banyak juga netizen mengaitkannya dengan kejadian perusahaan aplikasi transportasi lain yang dinilai pernah turut mendukung Ahok.

Pengguna media sosial dengan akun Aldhira ‏@aldhiraaa, misalnya, berkicau:

“Kemaren @gojekindonesia dukung Ahok pake sebar petisi tangkep Buni Yani, sekarang @GrabID. Kalian ini cari duit atau mau bikin partai sih?”

Malik Ibrahim ‏@malik1897 menulis:

“Waktu itu @gojekindonesia, ehh sekarang @GrabID ckckckkk.. yakalee masih bilang di bajak ??? #ngehek.”

Hingga berita ini disusun, Kamis pagi sekitar pukul 09.15 WIB, tak ada lagi pernyataan resmi lainnya dari Grab Indonesia di akun tersebut terkait kejadian ini.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Bersyukur Ramadhan Bisa Serentak

Menag Bersyukur Ramadhan Bisa Serentak

CIIA: Saat Ini Momen Tepat BNPT dan Densus Lakukan Transparansi

CIIA: Saat Ini Momen Tepat BNPT dan Densus Lakukan Transparansi

Menkes:  Tegaskan PP 61/2014 Bukan Cuma Soal Aborsi

Menkes: Tegaskan PP 61/2014 Bukan Cuma Soal Aborsi

Alhamdulillah, Sudah 59 Tahun YPI Al Azhar Mengabdi pada Negeri

Alhamdulillah, Sudah 59 Tahun YPI Al Azhar Mengabdi pada Negeri

Keluarga Hermansyah Minta Perlindungan, MUI Sambut dengan Tangan Terbuka

Keluarga Hermansyah Minta Perlindungan, MUI Sambut dengan Tangan Terbuka

Baca Juga

Berita Lainnya