Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Teori Tindakan Bahasa: Ahok Percaya “Negativitas Al-Maidah:51”

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Massa Aksi Bela Islam II menuntut proses hukum yang adil atas kasus Ahok diduga menghina al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 51 di Jakarta, Jumat (04/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pakar linguistik Husni Muadz menguraikan, suatu perkataan memiliki muatan tindakan jika ditilik dari teori tindakan bahasa.

Hal itu ia utarakan kepada wartawan di sela-sela gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Menurut Husni sebagai saksi ahli bahasa pada gelar perkara, dalam teori tindakan bahasa, ada yang disebut niat komunikatif.

Yaitu, dalam hal ini, niat Ahok yang terkait dengan pendengarnya dalam pidatonya di Kepulauan Seribu, 27 September 2016 lalu.

Saksi Ahli Bahasa: Perkataan Ahok soal Al-Maidah:51 Kemungkinan Ekspresi Hati

Husni menjelaskan. Pernyataan Ahok itu adalah klaim kebenaran yang ia percayai tentang “negativitas Surat Al-Maidah ayat 51 dan siapa saja yang mempercayai dan mengajarkannya”.

Dan Ahok, kata Husni, ingin meyakinkan pendengarnya bahwa tuduhannya itu benar.

“Bila niat komunikasi ini tidak ada, maka akan sama dengan ia sedang reciting atau sedang latihan menghafal sesuatu tanpa bermaksud berkomunikasi dengan orang lain.

Ahli Linguistik Forensik: Ungkapan Ahok soal Al-Maidah:51 adalah Penistaan

Sesuatu yang tidak mungkin terjadi,” ujar Husni seperti dilansir kantor berita Islam asosiasi JITU, Islamic News Agency (INA).

Jadi, menurut Husni, tuduhan Ahok dalam kalimat “Ya, kan, dibohongi pakai Surat Al-Naidah:51 macem-macem itu”, dan kalimat dia beberapa saat kemudian yang menggunakan kalimat: dibodohin itu, adalah dilakukan dengan penuh intensi dan kesadaran.* Nizar Malisy/INA

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Politisi PPP Menilai, Kontes Miss World Perparah Pelecehan Seks

Politisi PPP Menilai, Kontes Miss World Perparah Pelecehan Seks

Wali Kota Padang: Umat Islam harus Menjadi ‘Umat Washatiyah’

Wali Kota Padang: Umat Islam harus Menjadi ‘Umat Washatiyah’

Sejumlah Kiai Desak Pemerintah Tak Sahkan Hasil Muktamar NU-33

Sejumlah Kiai Desak Pemerintah Tak Sahkan Hasil Muktamar NU-33

Anggota DPR: Hak Angket Sarana Tegakkan Keadilan Kasus Ahok

Anggota DPR: Hak Angket Sarana Tegakkan Keadilan Kasus Ahok

Industri Asuransi Syariah Diprediksi Makin Marak

Industri Asuransi Syariah Diprediksi Makin Marak

Baca Juga

Berita Lainnya