Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

AUI NTB: Penanganan Kasus Ahok Sangat Lamban, Kedatangan Jokowi Bisa Ditolak

Zulkipli/hidayatullah.com
Aliansi Umat Islam (AUI) Nusa Tenggara Barat hari ini turn jalan desak Ahok segera ditangkap.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Aliansi Umat Islam Nusa Tenggara Barat (AUI NTB) menilai, sejauh ini, penanganan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sangat lamban.

Semenjak kasus yang melibatkan Ahok tersebut bergulir di masyarakat, umat Islam sudah berkali-kali melakukan aksi di berbagai wilayah di Indonesia.

Namun sayangnya, kata Ketua AUI NTB, Deddy AZ, di Mataram, meskipun sudah berkali-kali disuarakan, kasus itu belum mencapai tahap penyidikan apalagi pengadilan.

Dikritik Lamban Berkomunikasi dengan Ormas Islam, Jokowi Akui Banyak Salah

Selain terkesan lamban, AUI NTB juga menyesalkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat Aksi Bela Islam II di Jakarta, Jumat (04/11/2016).

Lantaran Jokowi dianggap telah sengaja menghindar enggan menemui umat Islam.

Padahal, lanjutnya, pada Aksi Damai 411 itu yang hadir notabene adalah rakyat Indonesia.

Akan Blokir Jalan

Sebagai bentuk kekecewaan, AUI NTB akan menolak kedatangan Presiden Jokowi ke Kota Mataram. AUI NTB akan melakukan unjuk rasa dengan memblokir jalan.

Jika langkah tersebut dihadang aparat, AUI NTB akan melakukan aksi balik badan di sepanjang jalan sebagai simbol penolakan.

“Sepanjang kasus (dugaan penistaan agama ) ini belum tuntas, kami (AUI) NTB tidak ikhlas tanah Nusa Tenggara Barat diinjak oleh Jokowi.

12 Ribu Massa Aliansi Umat Islam NTB Desak Polisi Tangkap Ahok Penista Al-Quran

Aksi turun jalan, jika perlu kita lakukan pemblokiran jalan kedatangan di BY Pass BIL, atau aksi balik badan sepanjang jalan,” ungkap Deddy AZ melalui siaran pers kepada media belum lama ini.

“Untuk penolakan ini sebagai bentuk rasa kecewa masyarakat terhadap lambannya dan terkesan bertele-tele penyelesaian terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok,  dan larinya Jokowi dari menemui umat Islam saat Aksi Damai 411 di Istana Negara,” lanjutnya.

Namun demikian, AUI NTB tetap menginginkan Presiden bisa serius menuntaskan kasus tersebut dengan cepat tanpa mencederai rasa keadilan.

Jika Presiden serius hingga batas yang diinginkan (maksimal 22 November 2016), AUI NTB akan berterima kasih dengan menggelar aksi simpatik dan memberikan karangan bunga atas Jokowi.

Presiden akan Disambut Karangan Bunga Jika Segera Adili Ahok

Berdasarkan informasi yang didapat AUI NTB, Presiden akan menghadiri pagelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) akhir November 2016.

“Jokowi datang ke NTB untuk menghadiri pembukaan pameran Teknologi Tepat Guna se-Indonesia,” ujar Deddy AZ.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pasca Penembakan Guru Ngaji, Kafe Ponti Ditutup

Pasca Penembakan Guru Ngaji, Kafe Ponti Ditutup

Hamdan Zoelva: Pengaturan Pidana LGBT Harus Diakomodir

Hamdan Zoelva: Pengaturan Pidana LGBT Harus Diakomodir

Panglima TNI: Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata

Panglima TNI: Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata

Pemerintah Diminta Tak Memelihara ‘Manajemen Konflik’

Pemerintah Diminta Tak Memelihara ‘Manajemen Konflik’

Jelang Aksi 22 Mei, Polda Jatim Sweeping Massa Menuju Jakarta

Jelang Aksi 22 Mei, Polda Jatim Sweeping Massa Menuju Jakarta

Baca Juga

Berita Lainnya