Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Indonesia Syiar Network Akan Gelar Konvensi Pecinta Allah ke-3

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
konferensi pers Indonesia Syiar Network (ISN) tentang Konvensi Pecinta Allah (KPA) ke-3 di Jakarta, Senin (14/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Indonesia Syiar Network (ISN) akan menggelar acara dakwah Konvensi Pecinta Allah (KPA) ke-3 dengan tema “Love and Pray”, Sabtu (19/11/2016) di Skenoo Exhibition Hall Gandaria City, Jakarta.

ISN adalah komunitas penggiat syiar didirikan tahun 2011, dengan filosofi love, learn, and share. Upaya dakwah ISN dilakukan melalui kreatif dakwah, digital dakwah, inspiring seminar, dan CSR.

President Volunteer ISN, Ria R Christiana mengatakan, tahun ini ISN kembali melanjutkan komitmen dalam menyebarkan dakwah dan syiar Islam melalui KPA.

Acara itu, kata dia, ditujukan bagi seluruh masyarakat Muslim di Indonesia yang ingin menuntut ilmu, meluaskan silahturahim, dan menikmati kenikmatan ukhuwah Islamiyah.

Love and pray (cinta dan doa/ibadah) adalah kekuatan Muslim sebagai pribadi dan sebagai umat. Konvensi ini akan menghadirkan para shalihin dan ulama, yang akan memberikan langkah kongkret belajar mencinta, bersyukur, beribadah, dan berdoa,” ujarnya saat konferensi pers di Resto Dapur Solo, Jakarta, Senin (14/11/2016).

Muslim Pandaan: “Kita Doakan Polisi Segera Menangkap Ahok Atau Biar Malaikat Maut Segera Menangkapnya”

Ria menyebutkan, ISN juga memiliki beberapa agenda lainnya berupa syiar creative initiatives.

Antara lain, road to jannah seminar, effective moslem living workshop, love notes engagement event, kompetisi fotografi, kompetisi desain arsitektur masjid, syiar kids leadership program, dan sebagainya.

Dakwah dengan Pendekatan Kreatif

Organisasi relawan ini, terangnya, bertujuan menyebarkan dakwah dan syiar Islam melalui pendekatan yang lebih kreatif dan segar.

“Kolaborasi para pencinta Allah ini didesain agar suasana menuntut ilmu itu menyenangkan, sekaligus membuat para peserta termotivasi untuk menjadi Muslim dan Muslimah yang lebih baik. Islam sebagai lifestyle pilihan utama,” jelasnya.

KPA ke-3 ini nantinya, tambah Ria, akan menampilkan para pembicara. Di antaranya Novel Alaydrus, Kang Rashied, Arifin Djayadiningrat, Mustafa “Debu”, Salman Al-Farisi, Yuke Sumeru dengan host Abdul Syukur.

Didukung pula oleh Erick Yusuf dan Hafiz Hamidun, serta ditutup dengan closing speech dari Nasaruddin Umar.

“Dengan balutan kreatif para volunteer penggiat syiar Islam berkolaborasi dengan penuh cinta hanya semata untuk Allah.

Islam dan Syiar Dakwah Nusantara [1]

Event ini diharapkan dapat memberi cahaya untuk jiwa, mengukuhkan diri untuk terus berjalan, lebih mengenal dan mencinta Sang Maha Rahman dan Rahim,” pungkasnya berharap.

Sebelumnya, KPA pertama tahun 2014 mengangkat tema “Hope and Fear” dan tahun 2015 dengan tema “Heaven and Earth”.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Terima KWI, Kemenag Sebut UU PUB Modal Besar Menjaga Kebersamaan

Terima KWI, Kemenag Sebut UU PUB Modal Besar Menjaga Kebersamaan

Ketua PGRI: Satu Juta Guru Honorer Dizalimi

Ketua PGRI: Satu Juta Guru Honorer Dizalimi

Aksi Bela Tauhid di Lombok: 6.000 Massa, Longmarch 2 Km

Aksi Bela Tauhid di Lombok: 6.000 Massa, Longmarch 2 Km

KMKI Usulkan RUU Keluarga Bahagia Pengganti RUU Gender

KMKI Usulkan RUU Keluarga Bahagia Pengganti RUU Gender

Surabaya Deklarasikan Bebas Prostitusi

Surabaya Deklarasikan Bebas Prostitusi

Baca Juga

Berita Lainnya