Selasa, 2 Maret 2021 / 18 Rajab 1442 H

Nasional

MUI Tantang Polisi Bersikap Independen Tangani Kasus Ahok

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Aksi Damai 411 tuntut Ahok diadili di Jakarta, Jumat (04/11/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sudah memasuki babak penyelidikan.

Rencananya, Mabes Polri akan menggelar gelar perkara pekan depan untuk memutuskan apakah Ahok bersalah atau tidak.

Untuk itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak agar polisi dapat bersikap independen dalam menangani kasus Ahok.

“Polisi berani nggak independen? Dari zaman Lia Eden, Ahmad Musadeq, Arswendo, MUI selalu dimintai fatwa, dan kasusnya selesai. Tapi mengapa kok karena seorang Ahok negara jadi panik. Coba negara berpikir jernih,” ujar Wasekjen MUI, Amirsyah Tambunan.

Ia mengatakan itu dalam diskusi Politik, Pemimpin, dan Etika Komunikasi Publik di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2016).

MUI Optimistis

Amirsyah mengaku optimistis polisi dapat menyelesaikan masalah Ahok dengan baik.

Meski demikian, ungkapnya, MUI tidak mau berandai-andai apakah Ahok benar-benar dapat dijebloskan penjara atas kasus dugaan penistaan agama ini.

Selain itu, Amirsyah mengaku, MUI pun belum merumuskan langkah seandainya Ahok bebas dari tuduhan penistaan agama. Karena ini sudah di luar wewenang MUI.

“Silakan masyarakat menempuh jalur hukum selanjutnya agar tidak terjadi abuse of power (tindakan penyalahgunaan wewenang. Red),” pintanya.

Dosen Komunikasi di UMJ Jakarta ini menekankan, untuk menyelamatkan negara ini, umat Islam perlu bersatu. Demikian pula TNI dan Polri dapat bersatu untuk menegakkan hukum.

“Kenyataannya seperti apa? Kita tunggu tanggal 18 (November),” pungkasnya.* pz

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Amnesty Imbau Pemerintah Tanggapi Dugaan Pelanggaran HAM Brimob 

Amnesty Imbau Pemerintah Tanggapi Dugaan Pelanggaran HAM Brimob 

Pemuda Muhammadiyah Nilai AS Picu Produksi Terorisme dan Radikalisme

Pemuda Muhammadiyah Nilai AS Picu Produksi Terorisme dan Radikalisme

Umat Islam Jabodetabek Gelar Aksi Solidaritas Palestina

Umat Islam Jabodetabek Gelar Aksi Solidaritas Palestina

Makin Banyak Kantor Pemkot Larang PNS Akses Facebook

Makin Banyak Kantor Pemkot Larang PNS Akses Facebook

Din Syamsuddin Minta Pengguna Akun FB Palsu Atas Namanya Ditutup

Din Syamsuddin Minta Pengguna Akun FB Palsu Atas Namanya Ditutup

Baca Juga

Berita Lainnya