Senin, 5 Juli 2021 / 25 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Abu Jibril Tepis Tuduhan Radikalisme Aksi Bela Al-Quran

Abu Jibril
Bagikan:

Hidayatullah.com–Wakil Amir Majelis Mujahidin, Abu Muhammad Jibril Abdurrahman menepis tuduhan yang dihembuskan terkait Aksi Bela Al-Quran menuntut penegakkan hukum terhadap gubernur Basuki Tjahaja Purnama Jumat 4 November ini  ditunggangi oleh kelompok radikal terorisme.

Ia merujuk  pernyataan peneliti asing Sidney Jones, yang mengatakan aksi umat Islam membela Al-Quran tersebut dimanfaatkan kelompok radikal dengan munculnya foto orang Indonesia di Suriah yang mengecam Ahok.

Disuruh Amankan Kantor, Ikut Ribuan Massa Bela Al-Quran di Masjid Istiqlal

Bahkan, Sidney menyebut  Majelis Mujahidin sebagai pihak yang menjadi penghubung Indonesia dan Suriah.

Menanggapi hal tersebut, Abu Jibril mengatakan, tidak peduli dengan semua tuduhan itu.

“Kita berjuang untuk menegakkan kebenaran dan untuk membela Al-Qur’an. Apapun sikap dan perkataan mereka kita tidak peduli,” ujarnya kepada hidayatullah.com di Hotel Sahid Jaya, kemarin.

Abu Jibril menegaskan, umat Islam akan maju terus sampai keadilan dapat ditegakkan.

“Tidak ada teroris di sini, tidak ada Suriah di sini, yang ada adalah umat menegakkan kebenaran yang dilecehkan, keadilan yang disalahgunakan,” pungkasnya.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Muslim Rusia Berlatih Manajemen Haji di Indonesia

Muslim Rusia Berlatih Manajemen Haji di Indonesia

“Ada Perlawanan”, Stigma yang jadi Alasan Menembak Pelaku

“Ada Perlawanan”, Stigma yang jadi Alasan Menembak Pelaku

Tantangan Kerja Jurnalis Tak Hanya Kekerasan dan Kriminalisasi di Lapangan

Tantangan Kerja Jurnalis Tak Hanya Kekerasan dan Kriminalisasi di Lapangan

Sekber Aktivis: Aksi Bela Islam Meluas karena Hilangnya Keadilan Hukum

Sekber Aktivis: Aksi Bela Islam Meluas karena Hilangnya Keadilan Hukum

Komunitas Masyarakat Santri Sumbang Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Komunitas Masyarakat Santri Sumbang Dana Kampanye Prabowo-Sandi

Baca Juga

Berita Lainnya