Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dari Tukang Ojek, Pemain Futsal, sampai Mahasiswa Siap Ikut Aksi Jumat Besok

abdul wakit
[Ilustrasi] Masyarakat menuntut penegakan hukum yang adil.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menjelang Aksi Bela Islam II di Jakarta, besok lusa, Jumat (04/11/2016), dukungan berbagai kalangan masyarakat atas aksi ini terus bergelombang.

Selain dari berbagai tokoh Islamis, nasionalis, ormas, dan berbagai komunitas, dukungan juga datang dari kalangan masyarakat akar rumput.

Laemanb, salah seorang pengemudi ojek aplikasi misalnya, menyatakan siap untuk turut serta dalam aksi menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diproses hukum itu.

“Siap turun tanggal 4 (November),” ujarnya saat bincang-bincang dengan hidayatullah.com dalam suatu perjalanan di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (02/11/2016) pagi.

Pria tiga anak yang menetap di Tebet ini, mengaku rela meliburkan waktunya mencari nafkah pada Jumat itu, demi mengikuti aksi tersebut.

“Saya narik (ojek) tiap Senin-Jumat. Sabtu-Ahad waktu untuk keluarga. (Tapi) Jumat nanti libur demi aksi,” ungkapnya.

Dalam perbincangan dengan media ini, Laemanb sebelum ditanya bahkan lebih dulu membuka obrolan seputar Aksi Bela Islam atau Aksi Bela Qur’an tersebut.

Gerindra dan PKS: Aksi Bela Islam 4 November Murni Suara Masyarakat

Terpisah, Kevin, pengojek lainnya, juga mengaku akan siap turun pada aksi tersebut.

Alasannya, kasus Ahok yang dinilai menistakan al-Qur’an terkait ucapannya menyinggung Surat Al-Maidah:51 ia anggap sudah merendahkan Islam.

“Agama kita diinjak-injak ini,” ungkapnya dalam obrolan dengan media ini di dekat Jl Raya Kalimalang, Jakarta Timur, Senin (31/10/2016) lalu.

Senada, Yani, pekerja serabutan berdomisili di Jakarta Utara, mengaku berkeinginan kuat untuk ikut aksi tersebut.

Bagi dia, aksi itu penting diikuti warga Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya atas berbagai problem dan situasi bangsa saat ini, terkhusus soal kepemimpinan Ahok.

Menurutnya, Indonesia saat ini sudah dikuasai oleh paham kapitalisme-liberalisme.

“Negara ini diacak-acak (sama mereka),” ujarnya bersemangat saat ditemui hidayatullah.com di lokasi kerjanya di bilangan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu siang.

Puluhan Tokoh Nasionalis dan Islamis Satukan Barisan Jelang Aksi 4 November

Mahasiswa dan Pemain Futsal

Dari kalangan mahasiswa tak mau ketinggalan. Arham Arifin, misalnya, mahasiswa sebuah sekolah tinggi ekonomi yang tinggal di Bogor, Jawa Barat, ini siap untuk ikut aksi 4 November nanti.

“Insya Allah setelah ujian (kuliah) langsung ke Masjid Istiqlal,” ujarnya ditemui media ini dalam suatu acara di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Muhammad Deden, guru swasta di Depok, juga mengaku siap untuk turun dalam aksi yang sangat diharapkan berjalan damai itu.

Di antara alasannya, kata Deden, sebagai warga negara ia ingin menuntut keadilan yang sama bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Tidak boleh ada yang kebal hukum. Terlebih ini adalah (terkait kasus) penistaan terhadap keyakinan yang saya anut. Maka sudah seyogyanya untuk turut ambil andil dalam ‘jihad konstitusi’ ini,” ungkapnya, Rabu.

Irwan, pemain futsal asal Tangerang, Banteng, juga siap untuk bergabung dalam Aksi Bela Islam II di Jakarta, Jumat besok lusa.

Diketahui, aksi tersebut insya Allah akan dihadiri oleh banyak tokoh dan ulama. Seperti KH Muhammad Arifin Ilham dan KH Abdullah Gymnastiar.

“Kalau mereka saja ikut, lalu apa alasan saya tidak ikut?” ungkap pria yang juga aktif di dunia organisasi ini.

Seirama, Syukur Sudani Hulu, aktivis lembaga sosial di Bekasi, juga menyatakan kesiapannya untuk datang ke Jakarta, Jumat nanti.

“Saya turun In Sya Allah!” ujarnya.

KH Arifin Ilham akan Ikut Aksi 4 November, Berharap Damai

Dari Aceh

Selain itu, massa dari luar Jabodetabek dilaporkan juga bersiap untuk berbondong-bondong ke Jakarta mengikuti aksi tersebut. Bahkan banyak yang sudah tiba di Jakarta, Rabu ini.

Muhtadin, misalnya, pemuda yang juga guru pesantren ini jauh-jauh dari Aceh untuk ikut aksi tersebut.

“(Sekalian) silaturahim,” ujarnya, Rabu malam, ditemui hidayatullah.com di Jakarta.

Sementara, panitia koordinator aksi tersebut, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, berharap agar aksi nanti berjalan damai tanpa kericuhan. Massa pun diimbau nantinya tetap menjaga adab-adab Islam dalam berunjuk rasa.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

DPR: Aksi Demonstrasi Dilindungi Konstitusi dan Undang-Undang

DPR: Aksi Demonstrasi Dilindungi Konstitusi dan Undang-Undang

Sandi Berterima Kasih kepada Prabowo yang Menjenguknya

Sandi Berterima Kasih kepada Prabowo yang Menjenguknya

Fungsi Penting DKM sebagai Penggerak Kemakmuran Masjid

Fungsi Penting DKM sebagai Penggerak Kemakmuran Masjid

Massa Aksi Bela Islam II Mulai Berdatangan di Masjid Istiqlal

Massa Aksi Bela Islam II Mulai Berdatangan di Masjid Istiqlal

Ke Indonesia, Menlu Iran Singgung masalah Syiah

Ke Indonesia, Menlu Iran Singgung masalah Syiah

Baca Juga

Berita Lainnya