Sabtu, 13 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Nasional

Komisi X DPR Tolak Rencana Pemerintah Gadaikan BUMN untuk APBN 2017

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Gedung MPR/DPR/DPD RI di Senayan, Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendra, menolak rencana pemerintah menerbitkan obligasi dengan menjaminkan aset maupun nilai manfaat BUMN.

Ia menilai, hal ini bukan opsi terbaik meskipun pemerintah kesulitan mencari sumber pembiayaan Rencana Pendapatan Anggaran Biaya Negara (RAPBN) tahun 2017.

“Argumen Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa nilai aset BUMN yang dijadikan jaminan utang negara tak akan berkurang, patut dipertanyakan. Karena selain dangkal, terkesan juga pemerintah mengambil jalan pintas tanpa kreasi,” ujar Sutan melalui keterangan tertulis, Jumat (21/10/2016) dikutip Antara.

Menurut anggota dewan Fraksi Partai Gerindra itu, dengan menjaminkan nilai manfaat suatu BUMN, sama saja dengan membagi-bagi keuntungan usaha plat merah kepada pihak yang membeli obligasi.

“Kasihan BUMN kita menjadi sapi perahan sebelum keuntungan itu mereka peroleh, jika ini dipaksakan yang rugi pemegang saham sendiri yakni pemerintah,” ucapnya.

Keuntungan Kecil

Selain itu, lanjut Sutan, nilai keuntungan yang diperoleh pun lebih kecil, karena harus membayar bunga obligasi. Sementara dana yang terhimpun dari menjual obligasi juga tidak masuk ke kas perusahaan karena dijadikan sumber pembiayaan APBN.

“Akhirnya nilai saham BUMN pun bisa jatuh, ini bahaya bagi bisnis usaha negara sendiri,” imbuh anggota dewan dari dapil Jambi itu.

Semestinya, kata dia, pemerintah lebih membuka ruang kreasi dalam menggenjot sektor pendapatan. Seperti optimalisasi penerimaan pajak, bukan dengan menggadaikan aset atau nilai manfaat BUMN.

“Akhirnya ini ketahuan kalau pemerintah memang terlalu mengedepankan pembiayaan jangka pendek dengan mengorbankan BUMN.

Sehingga patut kita pertanyakan kebijakan ini pesanan siapa, selain para kapitalis asing yang ingin menguasai sumber daya strategis Indonesia,” ujar Sutan.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Baznas Optimis Target Penghimpunan Zakat 2017 Tercapai

Baznas Optimis Target Penghimpunan Zakat 2017 Tercapai

Jokowi Diminta Ultimatum Ahok yang Dinilai tak Hormati Presiden

Jokowi Diminta Ultimatum Ahok yang Dinilai tak Hormati Presiden

KBRI Riyadh Sudah Pulangkan 232 TKI Bermasalah

KBRI Riyadh Sudah Pulangkan 232 TKI Bermasalah

KontraS: Indonesia Harus Beri Perhatian Penuh pada Uighur

KontraS: Indonesia Harus Beri Perhatian Penuh pada Uighur

[Berita Foto]Generasi ‘Berani’ Mati

[Berita Foto]Generasi ‘Berani’ Mati

Baca Juga

Berita Lainnya