Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Aa Gym: Pernyataan Ahok Tercela, Dianjurkan Minta Maaf

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di Ponpes Daarut Tauhid, Bandung.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Berbagai pihak menyesalkan sikap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang dinilai telah melakukan penistaan agama terkait pernyataannya di Kepulauan Seribu soal Surat Al-Maidah ayat 51.

Berbagai pihak pun terus mendorong Ahok agar menyatakan permohonan maaf atas ucapannya yang telah melukai hati umat itu.

“Sebaiknya kita ingatkan saudara Ahok bahwa perbuatan ini perbuatan yang sangat salah. (Ahok) dianjurkan untuk memohon maaf secara terbuka kepada umat Islam, diakui dengan jujur, dan tidak boleh mengulanginya lagi.

Dan andai pun sudah meminta maaf terbuka, umat Islam adalah pemaaf,” ujar dai kondang KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) melalui tayangan video dalam halaman Facebook resminya diunggah pada Jumat (07/10/2016).

Menurut Aa Gym, pernyataan Ahok terhadap al-Qur’an dengan perkataan yang tidak pada tempatnya, dengan cara yang tidak pada tempatnya, ini, adalah perbuatan melampaui batas.

“Ini adalah perbuatan tercela, ini adalah perbuatan yang akan menimbulkan konsekuensi dari perkataannya,” tegas Pimpinan Ponpes Daarut Tauhid ini. [Baca juga: KH Arifin Ilham: Ahok Telah Menghina Keyakinan Ummat Islam]

Oleh karena itu, sangat bisa dimaklumi jikalau umat Islam merasa tersinggung dan terluka oleh pernyataan yang, kata Aa Gym, melampaui batas ini. Apalagi ia seorang yang diberikan cobaan jadi pimpinan di Jakarta, ujarnya.

Dia mengimbuhkan, kepada umat Islam seluruhnya, bahwa takdir adanya kejadian ini adalah ladang untuk beramal dan pencerah pemikiran serta sikap umat.

“Ini alat ukur apakah hati kita tersinggung atau tidak. Kalau kita merasa biasa-biasa saja al-Qur’an diremehkan, maka itu menunjukkan kadar keimanan kita yang masih sangat rendah.

Andaikata kita tersengat merasa terluka, maka ini kita syukuri. Bahwa kita masih peduli dan menghormati kalam Allah,” terangnya. [Baca juga: PKB: Ahok Tidak Percaya Diri Akhirnya Singgung Al-Maidah Ayat 51]

Sikapi dengan Tidak Melampaui Batas

Di sisi lain, Aa Gym mengingatkan, umat harus menyikapi orang yang melampaui batas ini dengan tetap dalam koridor ahlakul karimah. Islam tidak mengenal kedzaliman kepada siapapun, tegas dia.

“Kita sikapi perbuatan Ahok ini dengan sikap yang tidak melampaui batas, bahkan menunjukkan bagaimana Islam menyikapi dengan sikap terhormat akhlakul karimah,” tukas dia.

Ia pun mengatakan, jikalau Ahok merasa tidak bersalah, dan tetap melakukan perbuatan seperti ini, maka hal ini harus diselesaikan dalam koridor hukum. [Baca juga: Ormas Islam Ramai-Ramai Laporkan Ahok, Masyarakat Ragu Penanganan Tak Diendapkan]

Aa Gym menilai, tuntutan keadilan lewat koridor yang benar-benar diharapkan bisa menuntaskan ini dengan sikap yang adil.

“Semoga adanya kejadian ini benar-benar membuat kita semua memahami apa yang semestinya kita lakukan. Mudah-mudahan semua pihak mendapat pelajaran dan mengambil hikmah,” tandasnya.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pada sebuah acara di Kepulauan Seribu, Ahok membahas tentang rencana suatu program.

Ahok lalu mengaitkan rencana itu dengan agenda Pilkada DKI Jakarta 2017 dan posisi dirinya sebagai petahana non-Muslim.

Ia kepada warga mengatakan, “Jadi, jangan percaya sama orang, bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya. …Dibohongi pakai Surat Al-Maidah (ayat) 51 macem-macem itu. Itu hak bapak-ibu ya!”

Ia pun mengatakan, “Jadi kalau bapak-ibu perasaan ‘nggak bisa pilih (Ahok) nih karena saya takut masuk neraka’, dibodohin gitu ya, nggak apa-apa. Karena ini, kan, panggilan pribadi bapak-ibu.” [Baca: Ahok Dikecam Bilang “Jangan Percaya Dibohongi Pakai Surat Al-Maidah”]*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Mushalla Dirobohkan Pemprov DKI, Warga Membangunnya Lagi dengan Nama “Al-Jihad”

Mushalla Dirobohkan Pemprov DKI, Warga Membangunnya Lagi dengan Nama “Al-Jihad”

Alumnus BEM IPB Kecam Kepolisian, Tuntut Pembebasan Mahasiswa

Alumnus BEM IPB Kecam Kepolisian, Tuntut Pembebasan Mahasiswa

Sertifikasi Halal Tetap di MUI Sampai Regulasi dan Sistem Layanan Siap

Sertifikasi Halal Tetap di MUI Sampai Regulasi dan Sistem Layanan Siap

Rencana BI Merevisi 20 PBI Bank Syariah

Rencana BI Merevisi 20 PBI Bank Syariah

Penerbit Widyatama Klarifikasi soal Waria dalam Buku Balita

Penerbit Widyatama Klarifikasi soal Waria dalam Buku Balita

Baca Juga

Berita Lainnya