Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pegiat UMKM Optimistis Mampu Bangkitkan Perekonomian Bangsa

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Buah-buahan lokal yang dijual pada pameran Beli Indonesia di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (05/10/2016)
Bagikan:

Hidayatullah.com– Perekonomian Indonesia akan bangkit dengan digerakkan oleh para pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Optimisme ini bisa dilihat dari semakin menjamurnya UMK maupun UMKM di seantero Nusantara.

Fenomena menggemberikan ini setidaknya bisa dilihat dari perhelatan Pameran dan Kongres Beli Indonesia di Gedung Smesco, Jakarta, Senin-Rabu (03/05/2016). Di sini, berbagai jenis produk dan layanan jasa karya anak bangsa dipamerkan.

Di antaranya, alat penanam padi dengan mesin otomatis, karpet, batik, buah-buahan, sayur mayur, sembako, makanan ringan dan berat, kerajinan tangan, termasuk layanan penjualan online.

Hana, pemasar produk-produk UMKM se-Kabupaten Kulonprogo, DIY, misalnya, ia merasa optimistis ekonomi Indonesia akan bangkit melalui tangan anak-anak bangsa sendiri.

“Itulah perjuangan Pak Heppy untuk memasyarakatkan Beli Indonesia dan mengonsumsi produk Indonesia,” ujarnya menyebut nama penggagas Beli Indonesia, Heppy Trenggono, saat ditemui hidayatullah.com di stan Dinas Perdagangan Kabupaten Kulonprogo pada pameran itu, Rabu kemarin.

Senada, Arnold BP, salah satu ketua program keagenan di PT Bonli Cipta Sejahtera (BCS) mengatakan, bisnis mereka merupakan upaya memajukan ekonomi bangsa.

“(Ikut pameran ini) secara garis besar karena kita ingin memajukan produk-produk Indonesia,” ujarnya saat ditemui di stan produsen kue kering asal Bandung, Jawa Barat itu.

Suasana pameran Beli Indonesia di Gedung Smesco. [Foto: Syakur]

Suasana pameran Beli Indonesia di Gedung Smesco. [Foto: Syakur]

Pengusaha karpet buatan dalam negeri, Nana Nadhifah, pun demikian. Ia meyakini, di antara usaha meningkatkan ekonomi bangsa adalah dengan memilih menggunakan atau mengonsumsi produk anak negeri.

“Kita meskipun barang lokal mahal, kita belinya ke lokal aja. Ini untuk menyelamatkan Indonesia,” ujar Muslimah berjilbab yang merintis usaha bersama suaminya, Heru Purnomo, di Bekasi ini.

Sementara, manajer operasional Pasar Induk Nusantara (PIN), Muhammad Samsul Bahri, mengatakan, dengan membeli produk lokal, berarti konsumen telah membantu sesama rakyat Indonesia untuk saling membangkitkan perekonomian.

“Saya berharap bangsa Indonesia sadar. Dengan Beli Indonesia, beli produk lokal, sebetunya kita telah membantu petani-petani,” ujar Samsul di stannya yang menjual beraneka buah-buahan dan rempah-rempah hasil bumi Nusantara.

“Saya yakin, kalau bangsa Indonesia berani bertindak (menguatkan produk dalam negeri), asing bisa hancur. Kita harus membeli produk kita sendiri. Saya yakin UKM-UKMK akan maju,” lanjut pebisnis berusia 19 tahun ini penuh semangat. [Baca juga: Heppy Trenggono: Kesadaran Masyarakat Penting Atasi Masalah Ekonomi Bangsa]*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

5 Juta Orang Indonesia Kecanduan Narkotika

5 Juta Orang Indonesia Kecanduan Narkotika

Jawa Barat Dinobatkan Sebagai Provinsi Halal

Jawa Barat Dinobatkan Sebagai Provinsi Halal

Ormas-ormas Islam Mendemo Facebook di Jakarta

Ormas-ormas Islam Mendemo Facebook di Jakarta

Nelayan Aceh Ditahan Myanmar, KBRI Belum Tahu Kondisinya

Nelayan Aceh Ditahan Myanmar, KBRI Belum Tahu Kondisinya

TPM: Kasus Cibiru Tidak Ada Unsur Terorisme

TPM: Kasus Cibiru Tidak Ada Unsur Terorisme

Baca Juga

Berita Lainnya