Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Muncul Petisi Menolak Syiah dan Perayaan Asyuro di Makassar

IST.
Aksi masyarakat dan umat Islam menolak Syiah dan perayaan Asyuro di Makassar.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sebuah petisi yang mengatasnamakan berbagai elemen umat Islam dan masyarakat muncul menolak Syiah dan perayaan Asyuro di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Petisi ini mendesak Pemerintah Kota Makassar agar bertindak jangan sampai ada perayaan Asyuro di Kota Daeng tersebut.

“Kami ormas-ormas Islam, pengurus masjid, mahasiswa, LSM, lembaga dakwah serta masyarakat Kota Makassar menolak Syiah dan perayaan asyuro di Kota Makassar, karena Syiah merusak agama dan mengancam NKRI,” bunyi penggalan petisi yang disuarakan secara online tersebut.

Pantauan hidayatullah.com, Selasa (04/10/2016), petisi berjudul “Pemerintah Kota Makassar: Jangan Ada Perayaan Asyuro di Makassar” ini diajukan oleh Aktivis Islam Bersatu sejak Ahad (02/10/2016).

“Untuk warga Makassar yang peduli dengan NKRI dan Islam, mari tandatangani petisi ini sebagai bentuk penolakan kita kepada perayaan Asyuro Syiah,” lanjutan bunyi petisi di Change.org itu. [Baca juga: MUI: Perayaan Asyuro dengan Menyiksa Diri Tidak Dibenarkan]

Alasan Menolak Syiah

Para penandatangan petisi ini menyatakan dukungannya karena antara lain ingin menjaga Indonesia dari ajaran Syiah.

“Saya menandatangani petisi ini karena saya tahu betapa sesatnya ajaran Syiah dan berbahayanya mereka bagi keutuhan negeri kita,” tulis pendukung dengan nama Ardi Nurdin pada kolom pendukung petisi.

“Saya tidak ingin Makassar nantinya akan seperti di Iran,” tulis Tsaqif Razin.

Pendukung dengan nama Muhammad Ridwan Umar berpendapat:

“Menolak perayaan Asyuro, karena dapat menghancurkan keutuhan NKRI, say no to Syiah.”

Sementara menurut pendukung bernama Aby Yoga, dimana ada Syiah, di situ akan ada pertumpahan darah.

Petisi ini dilengkapi sebuah foto yang memperlihatkan 30-an orang membawa sebuah spanduk bertulisan mirip dengan tuntutan pada petisi tersebut. Mereka tampak berpose pada suatu tempat dengan latar belakang tulisan “Makassar”.

Hingga berita ini dimuat pada Selasa pagi, petisi ini telah ditandatangani sekitar 700 pendukung. [Baca juga: Warga Babakansari Menolak Perayaan Asyuro]*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Anies: Tidak Ada Kompromi untuk Prostitusi

Anies: Tidak Ada Kompromi untuk Prostitusi

FOZ Desak Pemerintah Tetapkan Gempa NTB Bencana Nasional

FOZ Desak Pemerintah Tetapkan Gempa NTB Bencana Nasional

1000 Lebih Polisi Bekasi Jaga Ceramah Zakir Naik

1000 Lebih Polisi Bekasi Jaga Ceramah Zakir Naik

Bu Haji Traktir Massa Aksi 55, Penjual Gratiskan Es Krim

Bu Haji Traktir Massa Aksi 55, Penjual Gratiskan Es Krim

Muhammadiyah Gencarkan Program Ramadhan di Rumah

Muhammadiyah Gencarkan Program Ramadhan di Rumah

Baca Juga

Berita Lainnya