Rabu, 27 Januari 2021 / 13 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Ditolak Warga, Pemprov DKI Jakarta Tetap Gusur Pemukiman Bukit Duri

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Eksavator menggusur rumah di bantaran Sungai Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (28/09/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Warga menolak penggusuran pemukiman mereka di pinggir Sungai Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (28/09/2016) pagi.

Namun demikian, Pemerintah Provinsi DKI bersikukuh menggusur rumah dan bangunan di kawasan tersebut.

Pantauan hidayatullah.com di lokasi, massa berkumpul di sejumlah titik menyerukan aspirasi penolakan itu. Mereka membawa poster-poster berisi penolakan atas penggusuran.

“Menggusur Bukit Duri menggusur nurani,” bunyi seruan mereka dalam poster yang diusung.

“Bukit Duri tumbal pembangunan Jakarta,” bunyi aspirasi lainnya.

“Rakyat bermartabat, pejabat bermuslihat,” tulisan pada poster lain.

Tampak sebagian besar massa mengenakan pita merah putih di lengan dan seragam kaos oblong putih bertuliskan “Menolak Digusur”.

Penggusuran ini melibatkan dua eksavator yang merobohkan rumah dan bangunan di bantaran kali Ciliwung tersebut.

Penggusuran ini dijaga cukup ketat oleh ratusan aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri.

Penggusuran tersebut terjadi di pemukiman warga RT 5, RT 9, RT 10, dan RT 15 di lingkungan RW 12. Berlangsung dari sekitar pukul 07.00 hingga 11.30 WIB.

Aksi damai warga menolak penggusuran pemukiman di bantaran Sungai Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (28/09/2016). Foto: Syakur

Aksi damai warga menolak penggusuran pemukiman di bantaran Sungai Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (28/09/2016). Foto: Syakur

Pengamatan media ini, sempat terjadi sedikit kericuhan di sela-sela penolakan warga atas penggusuran. Tampak sejumlah aparat kepolisian sempat adu mulut dengan warga yang menolak penggusuran.

Namun demikian, secara umum aksi penolakan atas penggusuran itu berjalan tertib.

“Ini aksi damai,” ujar pegiat Sandyawan Sumardi yang memimpin aksi penolakan kepada wartawan di sela-sela penggusuran itu.

Banyak warga korban penggusuran tampak histeris ketika melihat rumah mereka dirobohkan. Mereka pun seakan kompak menyalahkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok atas penggusuran itu.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Maneger: Publik Perlu Mencatat Parpol yang Setuju LGBT

Maneger: Publik Perlu Mencatat Parpol yang Setuju LGBT

GP Ansor Kalsel Siap Ambil Tindakan atas ‘Penghinaan’ Ahok terhadap KH Ma’ruf Amin

GP Ansor Kalsel Siap Ambil Tindakan atas ‘Penghinaan’ Ahok terhadap KH Ma’ruf Amin

“Pengakuan Kapasitas Muballigh Tak Semata Bersifat Formal Struktural”

“Pengakuan Kapasitas Muballigh Tak Semata Bersifat Formal Struktural”

PP Muhammadiyah Lepas 200 Pemuda Belajar ke Eropa

PP Muhammadiyah Lepas 200 Pemuda Belajar ke Eropa

Rayakan Milad ke-4, AQL Ingin Indonesia Dipimpin Penghafal al-Quran

Rayakan Milad ke-4, AQL Ingin Indonesia Dipimpin Penghafal al-Quran

Baca Juga

Berita Lainnya