Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jaga Perasaan Korban, Basarnas: Jangan Berfoto “Selfie” di Lokasi Banjir!

Bilal Tadzkir/hidayatullah.com
Sisa-sisa banjir bandang di Garut, Jawa Barat, September 2016.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Badan SAR Nasional (Basarnas) mengimbau masyarakat jangan melakukan swafoto (selfie) di lokasi bencana banjir bandang Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena terkesan tidak menghargai warga yang sedang dilanda musibah.

“Harap diingatkan atau ditegur bagi masyarakat yang hanya ‘selfie-selfie’, mari kita jaga perasaan korban yang terkena bencana,” ujar Humas dan Protokoler Basarnas Bandung, Joshua melalui siaran pers, Ahad (25/09/2016).

Ia menuturkan selama tanggap darurat bencana banjir bandang banyak warga berdatangan ke lokasi banjir.

Menurut dia lokasi banjir bandang di Garut terkesan dianggap sebagai tempat wisata bencana oleh masyarakat bukan korban bencana.

“Jangan kejadian musibah ini dijadikan wisata bencana,” ujarnya dikutip Antara. [Baca juga: Korban Banjir Bandang Garut Masih Sangat Membutuhkan Bantuan]

‘Selfie’ Dinilai Sakiti Perasaan Korban

Komandan Posko Penanggulangan Bencana Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto mengimbau masyarakat untuk menjaga perasaan korban bencana dengan tidak berfoto-foto di lokasi banjir.

Ia menceritakan, selama tanggap darurat banyak masyarakat luar bahkan mengatasnamakan kelompok atau organisasi berfoto bersama dengan latar belakang daerah terdampak banjir.

“Foto-foto ‘selfie‘ dengan membawa 15 orang, background-nya ada kami (petugas) di lokasi bencana, itu menyakiti perasaan yang menjadi korban,” ungkap Setyo.

Ia menambahkan, masyarakat yang datang ke lokasi banjir itu sebagian hanya menonton, ada juga menyerahkan bantuan langsung kepada korban.

Namun anehnya setelah menyerahkan bantuan, kata dia, kelompok orang tersebut berfoto bersama kemudian teriak-teriak.

“Foto-foto lalu teriak-teriak. Saya dokumentasikan itu. Saya sendiri saja (lokasi banjir) tidak mau memperlihatkan gigi saya (senyum),” kata Setyo juga menjabat sebagai Komandan Kodim 0611/Garut. [Baca juga: Masyarakat Berbondong-bondong Bantu Korban Banjir Garut]

Dilaporkan Antara, di beberapa lokasi banjir banyak warga secara perorangan maupun bergerombol mengatasnamakan organisasi atau unsur orang penting datang untuk melihat kondisi pasca banjir.

Seperti di lokasi banjir Kampung Cimacan, Kecamatan Tarogong Kidul, ada sekelompok perempuan datang untuk memberi bantuan kepada korban banjir. Setelah menyerahkan bantuan, mereka berfoto bersama dengan gaya ceria berikut latar belakangnya lokasi bencana banjir.

Selain itu, banyak juga komunitas kendaraan mobil mewah dengan jumlah banyak masuk ke titik lokasi banjir di Cimacan. Komunitas mobil mewah itu datang sambil menyalakan sirine ketika mau memasuki kawasan lokasi yang terkena dampak banjir.

Sementara itu, lokasi banjir di Cimacan banyak rumah yang rusak dan berlumpur. Petugas gabungan dan sukarelawan masih melakukan pembersihan dan membantu warga untuk membersihkan rumahnya. [Baca juga: Kisah Masjid dan Warga yang Selamat dari Banjir Bandang Garut]*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Jokowi Klaim Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat, Fadli Zon: Lancar Curangnya?

Jokowi Klaim Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat, Fadli Zon: Lancar Curangnya?

Kritik Kak Seto Atas Kaburnya Anwar, Pemerkosa dan Pembunuh Anak

Kritik Kak Seto Atas Kaburnya Anwar, Pemerkosa dan Pembunuh Anak

YLKI Desak Pemerintah Larang Total Iklan Rokok di Semua Media

YLKI Desak Pemerintah Larang Total Iklan Rokok di Semua Media

Tanpa Koalisi Merah Putih, DPRD DKI Umumkan Ahok Sebagai Gubernur DKI

Tanpa Koalisi Merah Putih, DPRD DKI Umumkan Ahok Sebagai Gubernur DKI

hari gizi nasional

Hari Gizi Nasional BMH Gelar Sosialisasi Pencegahan Anemia dan Penyerahan Paket Gizi

Baca Juga

Berita Lainnya