Senin, 20 September 2021 / 12 Safar 1443 H

Nasional

Gerhana Matahari, Kemenag Anjurkan Masyarakat Shalat

Ilustrasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sehubungan dengan adanya Gerhana Matahari, Pemerintah melalui Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama menghimbau umat Islam yang daerahnya mengalami gerhana dengan durasi yang cukup untuk melaksanakan shalat Sunnah Gerhana Matahari atau yang disebut Shalat Kusuf.

Adapun pelaksanaan Shalat Gerhana menyesuaikan waktu gerhana matahari di wilayah masing-masing.

“Dunia Falak Indonesia tahun ini mengalami momen yang istimewa. Setelah 9 Maret lalu sebagian wilayah di Indonesia mengalami fenomena alam Gerhana Matahari Total, rupanya, masih ada fenomena matahari berikutnya, yaitu gerhana matahari cincin yang akan terjadi akhir bulan Zulqadah atau 1 September 2016,” dikutip laman Kemenag Rabu (30/08/2016).

Gerhana Matahari Cincin Akan Lewati 10 Propinsi di Indonesia

Fenomena Gerhana Matahari Cincin ini bersamaan dengan pelaksanaan rukyatul hilal untuk pelaksanaan Sidang Itsbat penentuan awal Bulan Dzulhijjah 1437 H.

Sebagian wilayah Indonesia yang mengalami Gerhana Matahari cincin itu meliputi sebagian pulau Jawa, Bandar Lampung, dan Bengkulu.

Sebagaimana diketahui, shalat Kusuf atau Shalat Gerhana Matahari dilakukan dua rakaat dengan tata cara sebagai berikut:

Berniat melaksanakan shalat gerhana;Takbiratul ihram seperti shalat biasa;Membaca doa iftitah;Membaca surat Al-Fatihah;Membaca surah yang panjang;Ruku;Itidal.

Setelah itidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan Surah yang panjang (berdiri yang kedua lebih singkat dari pertama).

Ruku kedua yang panjangnya lebih pendek dari ruku sebelumnya;Itidal;Sujud;Duduk antara dua sujud kemudian sujud kembali.

Bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama (bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;Tasyahud;Salam).

Setelah shalat, imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berzikir, beristighfar, berdoa dan bersedekah serta menganjurkan amal-amal baik lainnya.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Penyelesaian Sengketa Pembangunan Masjid, PP Muhammadiyah: Tangung Jawab Pemda Bireuen

Penyelesaian Sengketa Pembangunan Masjid, PP Muhammadiyah: Tangung Jawab Pemda Bireuen

Kemenristek Tak Pernah Berikan Dukungan Uji Klinis Obat Produksi Bio Nuswa

Kemenristek Tak Pernah Berikan Dukungan Uji Klinis Obat Produksi Bio Nuswa

Bela MUHSIN, Umar Shihab Sebut Sunni dan Syiah Bersaudara

Bela MUHSIN, Umar Shihab Sebut Sunni dan Syiah Bersaudara

Sempat Diprotes Gereja, Bupati Jayawijaya Minta Pembangunan Masjid di Wamena Tetap Dilanjutkan

Sempat Diprotes Gereja, Bupati Jayawijaya Minta Pembangunan Masjid di Wamena Tetap Dilanjutkan

Pernyataan ANNAS terkait Surat Edaran Palsu Kanwil Kemenag Jabar

Pernyataan ANNAS terkait Surat Edaran Palsu Kanwil Kemenag Jabar

Baca Juga

Berita Lainnya