Sabtu, 27 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Gerhana Matahari, Kemenag Anjurkan Masyarakat Shalat

Ilustrasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sehubungan dengan adanya Gerhana Matahari, Pemerintah melalui Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama menghimbau umat Islam yang daerahnya mengalami gerhana dengan durasi yang cukup untuk melaksanakan shalat Sunnah Gerhana Matahari atau yang disebut Shalat Kusuf.

Adapun pelaksanaan Shalat Gerhana menyesuaikan waktu gerhana matahari di wilayah masing-masing.

“Dunia Falak Indonesia tahun ini mengalami momen yang istimewa. Setelah 9 Maret lalu sebagian wilayah di Indonesia mengalami fenomena alam Gerhana Matahari Total, rupanya, masih ada fenomena matahari berikutnya, yaitu gerhana matahari cincin yang akan terjadi akhir bulan Zulqadah atau 1 September 2016,” dikutip laman Kemenag Rabu (30/08/2016).

Gerhana Matahari Cincin Akan Lewati 10 Propinsi di Indonesia

Fenomena Gerhana Matahari Cincin ini bersamaan dengan pelaksanaan rukyatul hilal untuk pelaksanaan Sidang Itsbat penentuan awal Bulan Dzulhijjah 1437 H.

Sebagian wilayah Indonesia yang mengalami Gerhana Matahari cincin itu meliputi sebagian pulau Jawa, Bandar Lampung, dan Bengkulu.

Sebagaimana diketahui, shalat Kusuf atau Shalat Gerhana Matahari dilakukan dua rakaat dengan tata cara sebagai berikut:

Berniat melaksanakan shalat gerhana;Takbiratul ihram seperti shalat biasa;Membaca doa iftitah;Membaca surat Al-Fatihah;Membaca surah yang panjang;Ruku;Itidal.

Setelah itidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan Surah yang panjang (berdiri yang kedua lebih singkat dari pertama).

Ruku kedua yang panjangnya lebih pendek dari ruku sebelumnya;Itidal;Sujud;Duduk antara dua sujud kemudian sujud kembali.

Bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama (bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;Tasyahud;Salam).

Setelah shalat, imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berzikir, beristighfar, berdoa dan bersedekah serta menganjurkan amal-amal baik lainnya.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Asosiasi Dorong Perbankan Syariah Masuk Pasar Modal

Asosiasi Dorong Perbankan Syariah Masuk Pasar Modal

perpres investasi miras

Ketua Fraksi PAN DPR: Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Investasi Miras Harus Dikaji Ulang

Ulama Betawi: Saya Tak Sanggup Melihat Kader PKI Menyiksa Para Jenderal di Lubang Buaya

Ulama Betawi: Saya Tak Sanggup Melihat Kader PKI Menyiksa Para Jenderal di Lubang Buaya

Milad ke-17, BAZNAS Pertahankan ISO 9001:2015

Milad ke-17, BAZNAS Pertahankan ISO 9001:2015

Menag: Norma Hukum Positif Tidak Melegalkan LGBT

Menag: Norma Hukum Positif Tidak Melegalkan LGBT

Baca Juga

Berita Lainnya