Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ketua Umum PP Muhammadiyah: Remaja Indonesia Kini Menjadi Anak Android

nurfaizin.indonesiaz.com
'Anak
Bagikan:

Hidayatullah.com—Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir mengatakan remaja Indonesia saat ini selain memiliki orang tua biologis, juga memiliki orang tua android.

Cirinya,  waktu anak dan remaja saat ini dihabiskan untuk berinteraksi dengan media sosial dan gadget. Sehingga fungsi dan peran kemajuan teknologi tersebut menjadi paradoks di kehidupan masyarakat.

“Remaja saat ini hidup sehari-harinya di dunia digital, bahkan kedekatan remaja saat ini dengan android melebihi kedekatan mereka dengan orang tuanya sendiri,” ucap Haedar Nashir,  dalam acara Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan (KNIB) Regional Kalimantan yang diselenggarakan sejak tanggal 27 – 28 Agustus 2016 di Tarakan, Kalimantan Utara sebagaimana dikutip laman resmi Muhammadiyah.or.id.

Haedar mengatakan, jika hal ini terus-terusan terjadi maka nilai-nilai yang menjadi panutan remaja saat ini bukan lagi orang tua biologisnya, melainkan media sosial, gadget, dan teknologi-teknologi lainnya yang dekat dengan kehidupan remaja.

“Mengatasi hal itu, banyak keluarga yang memandang untuk menghindari kemajuan teknologi dengan lari kebelakang, dan anti dengan segala-galanya, dan ada juga keluarga yang menjadi liberal serta sekuler dan memandang segala-galanya benar,” ucapnya.

Kedua hal tersebut kata Haedar tidaklah menyelesaikan masalah, Islam adalah agama yang menawarkan kemajuan. Namun, kemajuan yang ditawarkan berdasarkan prinsip-prinsip atau value yang luhur. Sehingga orang tua tidak bisa seutuhnya menyalahkan perkembangan teknologi, melainkan harus mengambil peran dalam mengontrol anak-anak dalam menggunakan teknologi tersebut.

“Orang tua harus bisa membatasi anaknya dalam berhubungan dengan dunia digital saat ini, jangan sampai remaja Indonesia menjadi anak asuh android,” tutur Haedar.

Menyikapi perkembangan dunia digital tersebut Muhammadiyah harus mengambil peran dakwah pencerahan, yang dapat disalurkan melalui Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), salah satunya dalam bidang pendidikan.

“Saya pikir Indonesia berkemajuan dapat terwujud, jika Muhammadiyah dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan dapat bersinergi membangun bangsa ini,” tutur Haedar.

Dalam acara tersebut turut hadir Asisten Gubernur Kalimantan Utara, Walikota Tarakan, Ketua DPR Tarakan, serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah se Kalimantan.*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Penyelenggara Miss World Diminta Taati Konstitusi

Penyelenggara Miss World Diminta Taati Konstitusi

Kasus Ahok, Tim Advokasi GNPF MUI Serahkan Bukti Tambahan ke PN Jakut

Kasus Ahok, Tim Advokasi GNPF MUI Serahkan Bukti Tambahan ke PN Jakut

NU, Muhammadiyah, dan JK Bahas Ahmadiyah di DPR

NU, Muhammadiyah, dan JK Bahas Ahmadiyah di DPR

Ketua MPR: “Aktivasi Bakorinda Harus didahului UU Pengawasan Intelijen”

Ketua MPR: “Aktivasi Bakorinda Harus didahului UU Pengawasan Intelijen”

Arifin Ilham Surati BNPT, Ingatkan Jabatan Dan Kekuasaan Hanya Sebentar

Arifin Ilham Surati BNPT, Ingatkan Jabatan Dan Kekuasaan Hanya Sebentar

Baca Juga

Berita Lainnya