Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Panjat Pinang dan Lomba Balap Karung Dinilai Tak Cerminkan Semangat Kemerdekaan

TEMPO
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sejarahwan Komunitas Historia Indonesia Asep Kambali mengusulkan untuk meninggalkan berbagai jenis perlombaan yang selama ini marak dilakukan saat perayaan kemerdekaan.

Asep menuturkan berbagai perlombaan seperti panjat pinang, balap karung, atau makan kerupuk tidak merepresentasikan semangat kemerdekaan. Lomba-lomba semacam ini justru dianggap kurang efektif menanamkan nilai perjuangan. Namun, dia mengakui pendapatnya akan sulit diterima karena lomba tersebut sudah mengakar di masyarakat.

“Saya usul berbagai lomba yang lebih menggugah semangat kemerdekaan seperti lomba mirip pahlawan, lomba menyanyi lagu perjuangan, lomba membaca teks proklamasi, atau lomba blog sejarah,” katanya, dikutip laman  Bisnis, Rabu (10/08/2016).

Asep menjelaskan perayaan kemerdekaan dengan aneka perlombaan berlangsung sejak zaman Orde Baru. Beberapa lomba seperti balap karung atau makan kerupuk memang lahir di periode ini. Namun, beberapa lomba seperti panjat pinang punya sejarah yang lebih panjang dari kemerdekaan Indonesia itu sendiri.

Lomba panjat pinang berasal dari China sejak zaman dinasti Ming dan dinasti Qing. Saat itu lomba panjat pinang sangat digandrungi masyarakat bahkan sampai menelan korban jiwa. Lomba panjat pinang sempat dilarang ketika itu.

Di Indonesia, tradisi ini dibawa oleh orang-orang China dan mulai dikenal sejak 1.800-an. Pemerintah Hindia Belanda saat itu mulai mengakui lomba panjat pinang sebagai bagian dari hiburan di masyarakat. Saat Indonesia merdeka panjat pinang mulai diadopsi dan diterapkan untuk merayakan kemerdekaan.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Minta Umat Islam Waspadai Gerakan ISIS

MUI Minta Umat Islam Waspadai Gerakan ISIS

MUI Segera Terapkan Sistem Jaminan Halal

MUI Segera Terapkan Sistem Jaminan Halal

AMM Kembali Datangi Polda DIY Lanjutkan Kasus Pelecehan Oleh Pametri

AMM Kembali Datangi Polda DIY Lanjutkan Kasus Pelecehan Oleh Pametri

DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Gempa NTB Bencana Nasional

DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Gempa NTB Bencana Nasional

‘Jika Toleransi Dikedepankan, Persekusi atas Ustadz Somad Tak Perlu Terjadi’

‘Jika Toleransi Dikedepankan, Persekusi atas Ustadz Somad Tak Perlu Terjadi’

Baca Juga

Berita Lainnya