Ahad, 24 Januari 2021 / 11 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Ketua Muhammadiyah Diangkat Jadi Mendikbud Gantikan Anies Baswedan

Muhammadiyah.or.id
Prof. Muhadjir Effendy ditunjuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudaaan (Mendikbud) menggantikan Anies Baswedan
Bagikan:

Hidayatullah.com – Ketua Muhammadiyah bidang pendidikan, Prof. Muhadjir Effendy ditunjuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudaaan (Mendikbud) menggantikan Dr Anies Baswedan. Pengumuman hasil pergantian atau resuffle kabinet tersebut dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu siang (27/07/2016).

Muhammadiyah melalui akun twitter resminya mengucapkan selamat atas terpilihnya Prof. Muhadjir sebagai Mendikbud yang baru.

“Selamat Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP, sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,” tulisnya lewat akun @muhammadiyah usai pengumuman.

Sementara Menteri Sekretaris Negara, Pratikno dalam pembacaan biografi menuturkan, Muhadjir memiliki rekam jejak yang panjang di bidang pendidikan. Beberapa kali menjadi rektor Universitas Muhammadiyah Malang, menjadi Ketua PP Muhammadiyah bidang pendidikan kebudayaan dan litbang sampai sekarang.

“Beliau berpengalaman sekaligus membangun fondasi penting dalam berbagai lembaga. Bukan hanya bidang pendidikan tinggi, Beliau juga memimpin pendidikan dan kebudayaan di segala bidang. Jadi sudah sangat berpengalaman mengelola bidang pendidikan dan kebudayaan,” ucapnya.

Muhadjir lahir di Madiun pada 29 Juli 1956. Ia juga dikenal sebagai sosiolog yang ahli di bidang militer sekaligus sebagai intelektual muslim. Menempuh studinya di IAIN Malang dan memperoleh gelar Sarjana Muda (BA) tahun 1978. Lalu menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sarjana di IKIP Negeri Malang (sekarang UM) tahun 1982.

Pendidikan strata 2 diselesaikan Muhadjir di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada dan memperoleh gelar Magister Administrasi Publik (MAP) tahun 1996. Tahun 2008, ia berhasil menyelesaikan pendidikan strata 3 pada Jurusan Ilmu-ilmu Sosial dan memperoleh gelar doktor bidang sosiologi militer di Program Doktor Universitas Airlangga. Selain pendidikan formal, ia juga beberapa kali mengikuti kursus di luar negeri, antara lain di National Defence University, Washington DC (1993) dan di Victoria University, British Columbia, Canada (1991).

Sementara itu, Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nasir menyampaikan, sosok Muhadjir selama ini cukup intens menggeluti dunia pendidikan. Sehingga, menurutnya, akan dapat menunaikan tugas berat tersebut dengan baik.

“Dia adalah sosok profesional dan pendidik yang gigih, yang mengusung spirit ‘Dari Muhammadiyah untuk Bangsa’. Karenanya tugas Mendikbud tersebut selaras dengan misi Muhammadiyah yang antara lain memajukan dunia pendidikan sebagai strategi kebudayaan membangun peradaban Indonesia berkemajuan,” jelas Haedar dikutip Muhammdiyah.or.id.

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Lombok Raih Penghargaan Destinasi Halal Terbaik Dunia

Lombok Raih Penghargaan Destinasi Halal Terbaik Dunia

Muhammadiyah: Situs Media Islam Itu Khazanah Kekayaan Bagi Umat Islam

Muhammadiyah: Situs Media Islam Itu Khazanah Kekayaan Bagi Umat Islam

IMS Buka Posko Kesehatan Korban Banjir di Kampung Pulo

IMS Buka Posko Kesehatan Korban Banjir di Kampung Pulo

Jesuit Indonesia Rayakan 150 tahun Kedatangan Misionaris  di Indonesia

Jesuit Indonesia Rayakan 150 tahun Kedatangan Misionaris di Indonesia

Muhammadiyah Berharap Indonesia Berperan Aktif Selesaikan Krisis Qatar

Muhammadiyah Berharap Indonesia Berperan Aktif Selesaikan Krisis Qatar

Baca Juga

Berita Lainnya