Selasa, 19 Oktober 2021 / 13 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Komisi I DPR RI Tetapkan Sembilan Anggota KPI yang Baru

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Bagikan:

Hidayatullah.com–Komisi I DPR RI, Selasa (19/07/2016) malam, akhirnya menetapkan 9 (sembilan) nama calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai anggota KPI periode 2016-2019. Kesembilan nama anggota KPI baru itu adalah Nuning Rodiyah, Sudjarwanto Rahmat, Yuliandre Darwis, Ubaidillah, Dewi Setyarini, Obsatar Sinaga, Mayong Suryo, Hardly Stefano, dan Agung Suprio.

Penetapan sembilan nama tersebut dilakukan setelah Komisi I melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) dan mendengar visi dan misi terhadap 27 (dua puluh tujuh) calon anggota KPI secara maraton selama dua hari ini.

Akhirnya,  Komisi I DPR RI memutuskan melakukan pemungutan suara (voting) untuk memilih 9 (sembilan) nama yang akan ditetapkan sebagai anggota KPI Pusat.

“Kesembilan nama komisioner KPI yang terpilih ini adalah merupakan pilihan 10 Fraksi di Komisi I DPR, dengan harapan, mereka mampu bersinergi dan bekerja maksimal untuk mendukung dan mengawal konten penyiaran yang lebih berkualitas dan independen,” Kata Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis usai pemilihan calon anggota KPI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/07/2016) dalam rilisnya.

Kharis menambahkan, total anggota komisi I DPR RI yang hadir adalah 54 orang. Pemungutan suara dilakukan secara tertutup. Dimana setiap anggota Komisi I DPR RI masing-masing memilih 9 nama calon anggota komisioner KPI.

“Diantara 9 nama tersebut, dua diantaranya perempuan sebagai representasi keterwakilan perempuan,” ujar Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Solo Raya ini.

Diketahui, laporan terhadap penetapan sembilan nama ini akan disampaikan secara resmi dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan V Tahun Sidang 2015-2016, sekaligus pengambilan keputusan untuk menetapkannya secara resmi untuk menjadi Komisioner KPI Periode 2016-2019.*

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

UII Kembangkan Studi Forensika Digital Respons Kejahatan Siber

UII Kembangkan Studi Forensika Digital Respons Kejahatan Siber

100 Hari Jokowi, Mardani Luncurkan Buku “Kami Oposisi”

100 Hari Jokowi, Mardani Luncurkan Buku “Kami Oposisi”

Guru Besar UI Pertanyakan Berdirinya Abdurrahman Wahid Centre

Guru Besar UI Pertanyakan Berdirinya Abdurrahman Wahid Centre

Menteri Yohana Minta Kepolisian Terus Bongkar Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Menteri Yohana Minta Kepolisian Terus Bongkar Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Pesantren Bangsa

PKB Minta Jatah Menterinya Harus Dipisah dari NU

Baca Juga

Berita Lainnya