Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Nasional

Pemerintah Harus Segara Pulihkan Kepercayaan Publik Akibat Vaksin Palsu

kabar24.bisnis.com
Bagikan:

Hidayatullah.com–Maraknya peredaran vaksin palsu di sejumlah rumah sakit menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Kementerian Kesehatan harus bergerak cepat membenahi sistem perumahsakitan untuk memulihkan kembali kepercayaan publik.

Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin menilai, pemerintah harus jujur dalam masalah ini agar masyarakat bisa percaya kalau pemerintah serius.

“Tidak bisa dipungkiri, terungkapnya kasus vaksin palsu ini mengganggu kepercayaan publik. Lihat saja, banyak orang tua yang menggeruduk rumah sakit setelah pemerintah mengumumkan beberapa rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu,” ujar anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin di Jakarta, dalam rilisnya Sabtu (16/7/2016).

Menurut Zainuddin, meski pemerintah mengumumkan hanya 14 rumah sakit yang terindikasi mengedarkan vaksin palsu, namun kepercayaan publik masih terganggu. Dia beralasan, tersangka yang sudah diamankan pihak kepolisian mengaku telah beroperasi sejak 2003.

“Publik masih mempertanyakan, apakah hanya terbatas pada 14 rumah sakit itu karena sudah terjadi sejak 2003. Apakah memang benar-benar dipicu karena kekosongan vaksin impor di awal 2016?” cetus politisi PKS ini.

Zainuddin menduga tersangka dalam kasus vaksin palsu ini bisa bertambah. Karena itu menurutnya, Menteri Kesehatan Nila Moeloek harus segera melakukan pembenahan total terhadap sistem pengawasan farmasi di fasilitas kesehatan, serta melakukan pendataan dan validasi ulang distributor-distributor farmasi resmi.

“Saya jadi menduga kasus ini mengungkap adanya praktik mafia di dunia kedokteran dan perumahsakitan kita. Karena yang jadi tersangka mulai dari kepala rumah sakit, dokter, hingga perawat. Menteri harus membenahi ini secara total,” tegasnya.

Sementara kepada masyarakat, Zainuddin mengimbau tetap tenang dan percayakan kepada pemerintah serta aparat penegak hukum untuk mengatasi persoalan ini.

“Jika ada anak-anak yang mengalami gejala tidak lazim setelah vaksin, orang tua segera saja melapor. Vaksin palsu marak, tapi rumah sakit yang tidak menggunakan vaksin juga masih banyak,” pungkasnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Tokoh Agama Nilai Persoalan Mendasar Rokok di Ranah Regulasi

Tokoh Agama Nilai Persoalan Mendasar Rokok di Ranah Regulasi

Dinas Syariat Kota Langsa Bantah Pemberitaan Tempo

Dinas Syariat Kota Langsa Bantah Pemberitaan Tempo

Akan Dibuka Kantor Misi Haji Indonesia di Arab Saudi

Akan Dibuka Kantor Misi Haji Indonesia di Arab Saudi

SHAM FM, Jadikan Radio Sebagai Sarana Dakwah

SHAM FM, Jadikan Radio Sebagai Sarana Dakwah

Kembangkan Riset dan Budaya Akademik, MASIKA-ICMI Berikan Beasiswa Tunas Cendekia

Kembangkan Riset dan Budaya Akademik, MASIKA-ICMI Berikan Beasiswa Tunas Cendekia

Baca Juga

Berita Lainnya