Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kemdikbud Resmi Larang MOS oleh Siswa dan Pelajar

Primaradio
Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaAnies Baswedan resmi melarang pelaksanaan Masa Orientasi Sekolah (MOS) yang dilakukan oleh kalangan siswa atau pelajar.

“Meski pelaksananya anggota OSIS akan tetap kita larang. Mulai tahun ini harus dilakukan oleh guru atau pengajar,” tutur Menteri Anies dalam sebuah konferensi pers di kantor Kemdikbud di Jakarta, Antaranews, Selasa, (12/07/2016).

Dia menjelaskan, hal tersebut dilakukan mengingat rawannya terjadi aksi perploncoan atau “bullying” dan bahkan kekerasan yang dilakukan senior terhadap adik kelasnya yang baru masuk sekolah.

Menurut dia, konsep kegiatan pengenalan lingkungan sekolah sudah saatnya harus diubah dengan memutus salah satu masalah utama dalam lingkungan sekolah, yaitu kekerasan.

Dia menceritakan, keputusan tersebut diambil mengingat banyaknya laporan kekerasan baik psikis maupun fisik yang dialami murid baru saat pertama masuk sekolah.

Bahkan telah terjadi sejumlah kasus kekerasan di lingkungan sekolah di beberapa daerah yang berakibat pada kematian, tuturnya.

“Ini tidak bisa lagi dibiarkan, karena tidak ada orang tua yang ingin mengantar anaknya ke sekolah dalam kondisi bahagia tetapi menjemputnya dengan kondisi yang menyedihkan,” pungkasnya.

Menteri Anies memaparkan, pada konsep baru ini yang akan menjadi pelaksana pengenalan lingkungan sekolah ialah guru di sekolah yang bersangkutan.

“Kegiatan tidak ada lagi dilakukan oleh senior, dan MOS hanya dilakukan oleh guru pada jam-jam belajar, serta di dalam lingkungan sekolah,” ujarnya menegaskan.

Walaupun dilakukan oleh guru, Menteri Anies menekankan bahwa kegiatan pengenalan harus bersifat edukatif dan menyenangkan.

“Siswa pun harus pakai seragam seperti belajar sehari-hari. Tidak perlu pakai aksesoris yang aneh-aneh, harus pakai atribut sekolah,” tuturnya.*

 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

DPR Tekankan Pentingnya Hormati HAM Warga Palestina-Rohingya

DPR Tekankan Pentingnya Hormati HAM Warga Palestina-Rohingya

Raja Salman Beri Hadiah 1000 Keluarga Syuhada Palestina Haji Gratis Tahun ini

Raja Salman Beri Hadiah 1000 Keluarga Syuhada Palestina Haji Gratis Tahun ini

Pemerintah Akui Tak Bisa Leluasa Pasok Kebutuhan WNI di Wuhan

Pemerintah Akui Tak Bisa Leluasa Pasok Kebutuhan WNI di Wuhan

Kekuatan Ekonomi Politik China Persulit Penyelesaian Kasus Uighur

Kekuatan Ekonomi Politik China Persulit Penyelesaian Kasus Uighur

MUI Balikpapan Himbau Masyarakat Pilih Bakso Bersertifikat

MUI Balikpapan Himbau Masyarakat Pilih Bakso Bersertifikat

Baca Juga

Berita Lainnya