Senin, 29 Maret 2021 / 15 Sya'ban 1442 H

Nasional

Usai Terima Donasi Rp172 Juta, Saeni Sujud Syukur dan Minta Maaf pada Umat Islam

Didampingi suaminya, Alex, ia pencairan donasi dari netizen yang telah menggalang donasi untuknya dilakukan di Bank BRI Jalan Diponegoro Cimuncang Serang
Bagikan:

Hidayatullah.com–Saeni (53 tahun) wanita yang mendadak terkenal pasca  warungnya dirazia Satpol PP Kota Serang hari Rabu, (15/06/2016) menerima donasi dari netizen sebesar senilai Rp 172.844.160.

Didampingi suaminya, Alex, ia pencairan donasi dari netizen yang telah menggalang donasi untuknya  dilakukan di Bank BRI Jalan Diponegoro Cimuncang Serang dengan dihadiri  sejumlah untuk menyaksikan proses pemberian uang sumbangan.

Saeini mendadak terkenal  ketika seorang netizen yang memiliki akun twitter @dwikaputra melakukan penggalangan dana usai pemberitaan media terkait razia Penyakit Masyarakat (Pekat). Saat itu @dwikaputra berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 265.534.758

Namun, donasi yang disampaikan kepada Saeni hanya senilai Rp 172.844.160. Menurut situs kitabisa tempat penggalangan dana online tersebut dikumpulkan, dana sisanya akan diberikan kepada pemilik warung yang terdampak razia penegakan Perda No 2 Tahun 2010 Kota Serang.

Kasus Saenih Dorong Pedagang Lain Buka Siang Hari Agar dapat Sumbangan

Ketika turun dari Lantai 2 Bank BRI, Saeni langsung sujud syukur di hadapan wartawan. Sembari meneteskan air matanya, Saeni mngucapkan terimakasih atas bantuan dari masyarakat. Kendati demikian, ia meminta maaf kepada seluruh warga Banten atas kekhilafan yang dilakukannya karena membuka warung di siang hari pada Bulan Ramadhan.

“Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada masyarakat, juga meminta maaf kepada seluruh warga Banten, khususnya umat Muslim atas kekhilafan saya. Saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Saeni yang tiba di BRI mengenakan kerudung hitam itu.

Ke depan, Saeni berjanji  akan memuliakan Bulan Ramadhan dan tidak membuka warung nasinya lagi di siang hari.

Sementara itu, kuasa hukum Saeni, Sylvia menegaskan uang donasi dari masyarakat akan dipakai untuk pembayaran hutang, ongkos umroh, tabungan masa depan, deposito jangka panjang, serta jaminan kesehatan (BPJS).*/Fajar Shadiq & Fajar Aditya 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemeriksaan Korban Dugaan Perkosaan Oknum Kapolsek Jember terus Berjalan

Pemeriksaan Korban Dugaan Perkosaan Oknum Kapolsek Jember terus Berjalan

PBNU: UU Ciptaker Untungkan Kapitalis, Tindas Rakyat Kecil, Harus Di-judicial Review

PBNU: UU Ciptaker Untungkan Kapitalis, Tindas Rakyat Kecil, Harus Di-judicial Review

HTI: Ada Fenomena Menakut-nakuti Penegakan Khilafah

HTI: Ada Fenomena Menakut-nakuti Penegakan Khilafah

MK Tolak Gugatan Ahmadiyah atas Pasal Penodaan Agama

MK Tolak Gugatan Ahmadiyah atas Pasal Penodaan Agama

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Jawa dan Bali, Ditambah Kaltim, Sulteng, dan Sumut

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Jawa dan Bali, Ditambah Kaltim, Sulteng, dan Sumut

Baca Juga

Berita Lainnya