Senin, 29 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Krisis Kepemimpinan, Tokoh-tokoh Islam Dirikan CSIL

Rifa'i fadhly/hidayatullah.com
Hamim Thohari (kiri) saat peluncuran Centre of Study for Indonesian Leadership (CSIL) di Jakarta, Sabtu (04/06/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Bernaung di bawah Yayasan Waqaf Indonesia Mengabdi (YAQIN), para tokoh Islam mendirikan Pusat Kajian Kepemimpinan Indonesia atau Centre of  Study for Indonesian Leadership (CSIL).

Para tokoh dari berbagai latar belakang itu memiliki keprihatinan yang sama terkait nasib bangsa dan krisis kepemimpinan.

“Ini didorong oleh keprihatinan dari waktu ke waktu yang terus menjadi pekerjaan rumah umat Islam yang hampir tidak pernah terselesaikan. Dan kami sepakat pangkal permasalahan itu adalah kepemimpinan,” ujar Ketua Umum YAQIN, Hamim Thohari, pada acara peluncuran CSIL di Hotel Sofyan, Jakarta, Sabtu (04/06/2016).

Hamim mengungkapkan, sejak sebelum Indonesia merdeka umat Islam dinilai paling berdarah-darah dalam perjuangan. Termasuk ketika menjatuhkan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang melakukan kudeta serta pada saat terjadinya reformasi.

“Tapi setelah merdeka, Orba (Orde Baru), dan reformasi berjalan, kita dibelakangkan. Persoalannya sangat jelas, karena kita belum sungguh-sungguh menyiapkan pemimpin,” jelasnya.

Oleh karena itu, terangnya, CSIL bertekad untuk lebih memfokuskan pada dua hal, yakni sebagai lembaga kajian dalam hal konstitusi dan kepemimpinan.

“Visi CSIL adalah terwujudnya pemimpin Muslim ulul albab dan negarawan yang konsisten dengan tuntunan al-Qur’an dan as-Sunnah, dalam berkhidmat di Negara Kesatuan Republik Indonesia demi kemaslahatan bangsa dan negara,” ucap Hamim.

Sementara itu, Ketua Pembina YAQIN, Bambang Setyo Supriyanto menegaskan, memikirkan masa depan bangsa berarti juga memikirkan kaum Muslimin. Sebab, sebagian besar bangsa Indonesia adalah umat Islam.

“Ini adalah panggilan jihad dan ijtihad bagi eksistensi NKRI,” pungkas Alumnus KRA XXXV Lemhanas dan mantan anggota DPR RI ini.

Struktur Organisasi

Adapun struktur organisasi YAQIN dan CSIL adalah sebagai berikut:

Pembina:

Ketua              : Bambang Setyo Supriyanto, M.Sc

Anggota          : Prof. Dr. Hamdan Zoelva, MH, Fuad Amsyari, PhD, Dr. Ir. Aziz Qahar Mudzakkar, M.Si, Drs. Ahmad Fauzi Hasyim

Pengawas:

Ketua              : Misyar Ilyas, MM

Anggota          : Zainal Abidin Urra, Muhammad Al-Kaththath, Muhammad Nur Chaniago

Pengurus:

Ketua Umum : Drs. Hamim Thohari, M.Si

Ketua              : Ir. Darwis Darlis, Dr. Ir. Wardah Alkatiri

Sekretaris Umum     : Ir. Chandra Kurnianto

Sekretaris                   : Drs. Nursyamsa Hadis, Asep Syaripudin

Bendahara Umum    : HM. Mursalim, S.Sn

Bendahara                  : Jamron, SE, Ir. Zainal Arifin, MT

Manajemen CSIL

Direktur                      : Prof. Dr. Jawahir Thontowi

Ketua Dewan Pakar  : Prof. Dr. Didin Hafidhuddin

Deputi Direktur         : Muh. Abdul Malik, SE, MM, Suharsono

Sekretaris Eksekutif  : Imam Nawawi, M.Pd.I

–           Komisi Kajian dan Kebijakan

–           Komisi Diklat dan Pemberdayaan

–           Komisi Komunikasi dan IT

–           Komisi Anggaran.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Soal Tuduhan Pencucian Uang, Din Syamsudin: Polri Melampaui Batas

Soal Tuduhan Pencucian Uang, Din Syamsudin: Polri Melampaui Batas

doa semua agama

Anggota DPR Nilai Perlakuan Terhadap Guru Agama Tidak Adil terkait Rekrutmen

Kutuk Pembantaian, WISDOM Desak AS Seret Al Sisi ke Mahkamah Internasional

Kutuk Pembantaian, WISDOM Desak AS Seret Al Sisi ke Mahkamah Internasional

NTB Bangun Islamic Centre  Berkapasitas 15.000 Orang

NTB Bangun Islamic Centre Berkapasitas 15.000 Orang

Banyumas Palestina

Aksi Cinta Palestina, Ratusan Warga Banyumas Gelar Doa Bersama dan Galang Dana

Baca Juga

Berita Lainnya