Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Sidang Isbat Awal Ramadlan Dilakukan Tertutup

skr/hidayatullah.com
Suasana Sidang Itsbat Awal Ramadhan 1433 H di Kemenag RI.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ramadlan tinggal beberapa hari lagi. Guna menentukan puasa Kementerian Agama akan menyelenggarakan sidang itsbat (penetapan) awal bulan Ramadlan 1437H pada Ahad (05/06/2016) besok.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memastikan kalau seperti tahun lalu, proses sidang itsbat akan dilakukan secara tertutup.

“Kami akan mengundang para kiai, ulama, tokoh-tokoh agama, pimpinan ormas-ormas Islam, akademisi, dan pakar di bidang ilmu falaq untuk hadir dalam sidang isbat yang akan dilakukan pada 5 Juni 2016 sore hari,” kata Menag di Jakarta, sebagaimana dikutip laman Kemwnag Jumat (27/05/2016).

Sidang dilakukan tertutup, menurut Menag, karena hal terpenting yang dibutuhkan masyarakat adalah hasilnya, bukan perdebatannya. Jadi, biarkan suasana perdebatan menjadi panggung tersendiri.

“Perdebatan dalam isbat awal Ramadlan bukan konsumsi publik. Perdebatan para ahli, kalau dikonsumsi masyarakat umum khawatir justru berpotensi memunculkan salah faham,” kata Menag.

Dijelaskan Menag, Kementerian Agama nantinya akan menyiapkan petugas pengamatan hilal (rukyatul hilal) di beberapa titik pemantauan di Indonesia. Jika ada yang berhasil melihat hilal, maka sidang isbat akan memutuskan awal Ramadhan pada Senin, 6 Juni 2016. Sebaliknya, jika hilal tidak terlihat, maka bulan Sya’ban akan digenapkan menjadi 30 hari dan awal Ramadlan jatuh pada Selasa, 7 Juni 2016.

Menag Lukman berharap umat Muslim Indonesia dapat mengawali puasa Ramadhan secara bersama-sama. Proses sidang isbat juga diharapkan berjalan lancar dan tidak terjadi perdebatan berkepanjangan.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Indonesia Tak Lepas dari Sejarah Islam

Indonesia Tak Lepas dari Sejarah Islam

Toleransi Agama dalam Perspektif Sīrāh Nabawiah [2]

Toleransi Agama dalam Perspektif Sīrāh Nabawiah [2]

Hidayatullah.com Dengan Wajah Baru

Hidayatullah.com Dengan Wajah Baru

Jokowi Diminta Tak Masukkan Pelaku Pelanggaran HAM dalam Kabinetnya

Jokowi Diminta Tak Masukkan Pelaku Pelanggaran HAM dalam Kabinetnya

Ini Pesan UBN kepada Ahok dan Ahokers

Ini Pesan UBN kepada Ahok dan Ahokers

Baca Juga

Berita Lainnya