Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Ajak Dialog Pemprov DKI Bahas Penggusuran Pasar Ikan

hidayatullah.com/Yahya G Nasrullah
Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah saat konferensi pers perihal Penggusuran Kawasan Luar Batang
Bagikan:

Hidayatullah.com–Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ikhsan Abdullah mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melakukan dialog membahas penggusuran kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Hari Senin tanggal 18 Mei lalu MUI sudah melayangkan surat ke Pemda,” ujarnya di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (19/05/2016).

Dalam surat itu, kata Ikhsan, MUI mendudukkan tentang hak-hak yang layak bagi rakyat dan juga pemprov.

“Selain itu kami ingin mengajak gubernur untuk berdialog dengan MUI, mari mencari solusi penyelesaian yang baik. Jangan warga hanya disuruh pindah begitu saja,” ungkapnya.

Ikhsan menegaskan, sesuai amanat Ketua Umum KH Ma’ruf Amin, MUI akan tetap mengawal hak-hak warga masyarakat yang ada di kampung Pasar Ikan dan Akuarium. Serta kampung Luar Batang yang berencana akan digusur.

“Sampai perjuangan mereka berhasil, terpenuhi haknya, tetap tinggal di sana di kampungnya, bahwa kemudian ditata oleh Pemda itu bagus,” jelasnya.

“Tapi penataan itu adalah penataan untuk warga masyarakat, yang terbukti secara administratif memiliki hak-hak untuk tinggal di sana. Karena selain memiliki KTP, warga juga selama ini membayar pajak atas tanah mereka,” tambah Ikhsan.

Saat ini, terang Ikhsan, pihaknya masih menunggu tanggapan dari pemprov DKI terkait ajakan melalui surat itu. Namun ia berharap agar gubernur mau menerima usulan dialog tersebut.

“Mudah-mudahan Pemprov DKI mendengar, karena ini adalah MUI yang meminta. Dan MUI telah menegaskan untuk menjadi garda terdepan dalam membela dan memperjuangkan hak warga kawasan Pasar Ikan,” tandasnya.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Prihatin: Pasangan Sepakat Nikah 2-3 Tahun Saja Lalu Cerai

Menag Prihatin: Pasangan Sepakat Nikah 2-3 Tahun Saja Lalu Cerai

Prof Yunahar Minta Hidayatullah.com Meralat Meme yang Keliru

Prof Yunahar Minta Hidayatullah.com Meralat Meme yang Keliru

Kemenag Minta Maaf Batal Realisasikan UKT, Tagar #KemenagJagoPHP Trending Topik

Kemenag Minta Maaf Batal Realisasikan UKT, Tagar #KemenagJagoPHP Trending Topik

Departeman Kaderisasi KAMMI Surabaya Gelar Konsolidasi

Departeman Kaderisasi KAMMI Surabaya Gelar Konsolidasi

Salahkan Media, Gubernur Ahmad Heryawan Dinilai Tak Dukung Miss World di Sentul

Salahkan Media, Gubernur Ahmad Heryawan Dinilai Tak Dukung Miss World di Sentul

Baca Juga

Berita Lainnya