Senin, 25 Oktober 2021 / 18 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Ada Kepentingan Kapitalis dalam Penggusuran Pasar Ikan?

RIFA'I FADHLY/HIDAYATULLAH.COM
Kawasan Pasar Ikan yang telah digusur. Tampak dua gedung bertingkat pada latar belakang gambar yang diambil pada 23 April 2016.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia, Bachtiar Nasir menduga, ada kepentingan lain Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menggusur kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Saya kira ada yang salah dengan negeri ini. Yang ada sebetulnya adalah memakmurkan kampung bukan menggusur kampung. (Tapi) ini kelihatanya bukan menjalankan program negara, tapi sedang menjalankan program kapitalis yang akan menggusur rakyat,” ujar Bachtiar kepada wartawan termasuk hidayatullah.com di halaman Masjid Keramat Luar Batang, Selasa (10/05/2016).

Ia mengatakan, setiap warga negara seharusnya mempunyai hak perlindungan. Sehingga pemerintah daerah tidak bisa semena-mena dalam melakukan penggusuran.

“Ini ada kekeliruan cara pandang, mungkin sudah salah berfikir dan lebih karena kepentingan kapitalis yang berperan,” tandas ulama yang tumbuh besar di kampung Luar Batang ini. [Baca: Bocah 1 Tahun Terterjang Aparat dan Terinjak Saat Penggusuran Kampung Aquarium]

Senada dengan Bachtiar, Ketua Paguyuban Keluarga Besar Alumni HMI UI, Taufik Bahaudin, menyatakan, akan ada pihak yang diuntungkan dari penggusuran kawasan Pasar Ikan.

“Intuisi bisnis saya mengatakan ada pihak-pihak tertentu yang diuntungkan secara bisnis kalau ini digusur. Ada dua gedung bertingkat di sekitar sini yang kalau (kawasan) ini digusur harganya akan naik,” jelasnya.

Taufik juga mempertanyakan kebijakan Pemprov DKI yang mengizinkan pembangunan pulau (reklamasi) terlebih dahulu daripada pembuatan dinding turap (sheet pile).

“Kenapa tidak turap dulu yang dibangun tapi pulau terlebih dahulu, ini ada apa?” pungkasnya mempertanyakan.

Untuk diketahui, salah satu alasan Pemprov DKI dalam menggusur kawasan Pasar Ikan adalah untuk membangung dinding turap untuk menahan terjadinya banjir. [Baca: Diteror “Jangan Urus Orang Lain Kalau Mau Selamat”, AM Fatwa Tidak Takut]*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Hari Raya Idul Adha Akan Bersamaan pada Hari Ahad 11 Agustus

Hari Raya Idul Adha Akan Bersamaan pada Hari Ahad 11 Agustus

Umat Islam Yogjakarta Turun Jalan dalam ‘Apel Kesiapsiagaan Umat’ Tuntut Penjarakan Penista Al-Quran

Umat Islam Yogjakarta Turun Jalan dalam ‘Apel Kesiapsiagaan Umat’ Tuntut Penjarakan Penista Al-Quran

Ketua PP Muhammadiyah Besuk Mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi

Ketua PP Muhammadiyah Besuk Mantan Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi

Delegasi Muslim Australia Kunjungi UMY

Delegasi Muslim Australia Kunjungi UMY

Murhali Barda Akui Akun FB FPI Bekasi Raya Dibajak

Murhali Barda Akui Akun FB FPI Bekasi Raya Dibajak

Baca Juga

Berita Lainnya