Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ada Kepentingan Kapitalis dalam Penggusuran Pasar Ikan?

RIFA'I FADHLY/HIDAYATULLAH.COM
Kawasan Pasar Ikan yang telah digusur. Tampak dua gedung bertingkat pada latar belakang gambar yang diambil pada 23 April 2016.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia, Bachtiar Nasir menduga, ada kepentingan lain Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menggusur kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

“Saya kira ada yang salah dengan negeri ini. Yang ada sebetulnya adalah memakmurkan kampung bukan menggusur kampung. (Tapi) ini kelihatanya bukan menjalankan program negara, tapi sedang menjalankan program kapitalis yang akan menggusur rakyat,” ujar Bachtiar kepada wartawan termasuk hidayatullah.com di halaman Masjid Keramat Luar Batang, Selasa (10/05/2016).

Ia mengatakan, setiap warga negara seharusnya mempunyai hak perlindungan. Sehingga pemerintah daerah tidak bisa semena-mena dalam melakukan penggusuran.

“Ini ada kekeliruan cara pandang, mungkin sudah salah berfikir dan lebih karena kepentingan kapitalis yang berperan,” tandas ulama yang tumbuh besar di kampung Luar Batang ini. [Baca: Bocah 1 Tahun Terterjang Aparat dan Terinjak Saat Penggusuran Kampung Aquarium]

Senada dengan Bachtiar, Ketua Paguyuban Keluarga Besar Alumni HMI UI, Taufik Bahaudin, menyatakan, akan ada pihak yang diuntungkan dari penggusuran kawasan Pasar Ikan.

“Intuisi bisnis saya mengatakan ada pihak-pihak tertentu yang diuntungkan secara bisnis kalau ini digusur. Ada dua gedung bertingkat di sekitar sini yang kalau (kawasan) ini digusur harganya akan naik,” jelasnya.

Taufik juga mempertanyakan kebijakan Pemprov DKI yang mengizinkan pembangunan pulau (reklamasi) terlebih dahulu daripada pembuatan dinding turap (sheet pile).

“Kenapa tidak turap dulu yang dibangun tapi pulau terlebih dahulu, ini ada apa?” pungkasnya mempertanyakan.

Untuk diketahui, salah satu alasan Pemprov DKI dalam menggusur kawasan Pasar Ikan adalah untuk membangung dinding turap untuk menahan terjadinya banjir. [Baca: Diteror “Jangan Urus Orang Lain Kalau Mau Selamat”, AM Fatwa Tidak Takut]*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Surat Edaran Kapolri tentang Hate Speech Dinilai Mirip UU Pemberantasan Kegiatan Subversi

Surat Edaran Kapolri tentang Hate Speech Dinilai Mirip UU Pemberantasan Kegiatan Subversi

Soal Pengunjung Sidang Ahok, Pelapor: Mesti Ada Manajemen yang Bagus

Soal Pengunjung Sidang Ahok, Pelapor: Mesti Ada Manajemen yang Bagus

Chef Halal Indonesia: Peluang Bisnis Produk Halal Lebih Menjanjikan

Chef Halal Indonesia: Peluang Bisnis Produk Halal Lebih Menjanjikan

Penerima Nobel Ingatkan tentang Bahaya Merokok

Penerima Nobel Ingatkan tentang Bahaya Merokok

Majelis Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Hukuman Kebiri

Majelis Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Hukuman Kebiri

Baca Juga

Berita Lainnya