Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tim Dokter Muhammadiyah Ungkapkan Rahasia Penyebab Jasad Siyono Masih Utuh

hidayatullah.com/Yahya G Nasrullah
Ketua Tim Dokter Forensik PP Muhammadiyah dr Gatot Suharto
Bagikan:

Hidayatullah.com – Ketua Tim Dokter Forensik, dr Gatot Suharto, yang diminta oleh Muhammadiyah untuk melakukan autopsi terhadap jenazah terduga teroris Siyono mengatakan, terjadi penyimpangan pembusukan yang disebut sebagai saponifikasi.

“Ada penyimpangan dalam bentuk saponifikasi, sehingga jenazah tidak rusak,” kata dr. Gatot kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (11/04/2016) kemarin.

Kondisi tersebut, terang dr. Gatot, diakui cukup menolong pihak dokter untuk melakukan uji forensik terhadap jasad yang sudah dikuburkan sekitar 20 hari itu.

Inilah Hasil Autopsi Penyebab Utama Kematian Siyono

Hasil Autopsi Siyono Menunjukkan Perbedaan dengan Keterangan Kepolisian

Soal penyebabnya, kata Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia cabang Jawa Tengah ini, dikarenakan faktor lingkungan sekitar kuburan yang dingin, dan kondisi tanah yang cukup air.

“Bahkan pada saat digali air keluar sendiri, tidak sampai dua meter air sudah mengalir terus. Inilah yang mendukung proses pembusukan tidak terjadi secara cepat,” jelasnya.

Namun, dr. Gatot menekankan, memang kondisi tersebut jarang sekali terjadi. Walaupun, sambungnya, diperkirakan hal serupa juga terjadi pada jenazah yang berada di komplek pemakaman tersebut.

“Sama (terhadap jasad makam di sekitarnya), asal tidak dipeti,” tukasnya.

Sebelumnya, beredar kabar yang simpang siur mengenai penyebab jasad Siyono yang tidak mengalami pembusukan. Namun tim dokter mengklarifikasi bahwa hal itu terjadi karena adanya penyimpangan pembusukan yang disebut sebagai saponifikasi.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mustofa Sebut Autopsi Siyono Terhambat Akibat Penolakan Oknum Masyarakat

Mustofa Sebut Autopsi Siyono Terhambat Akibat Penolakan Oknum Masyarakat

KAMMI: Jangan Pilih Pemimpin Neoliberal, Hukum Berat Koruptor Pajak!

KAMMI: Jangan Pilih Pemimpin Neoliberal, Hukum Berat Koruptor Pajak!

Pemuda Muhammadiyah Sumut: Semua Berprasangka, Ada Kekuatan Besar Lindungi Ahok

Pemuda Muhammadiyah Sumut: Semua Berprasangka, Ada Kekuatan Besar Lindungi Ahok

Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS

Tambah Lagi, 25 Santri Gontor Sembuh dari Covid-19, Hanya 4 Hari di RS

Peserta Dialog Internasional dari Arab Saudi Tiba

Peserta Dialog Internasional dari Arab Saudi Tiba

Baca Juga

Berita Lainnya