Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

KISPA: Kehadiran Wartawan atas Undangan Israel Memalukan

robi
Ferry Nur bersama massa Aliansi Selamatkan Al-Aqsa (ASA).
Bagikan:

Hidayatullah.com—Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA) Fery Nur menilai kehadiran wartawan Indonesia memenuhi undangan Israel dinilai sangat memalukan.

Menurut Fery, seharusnya media sudah tahu Israel adalah negeri penjajah yang tangannya berlumuran darah, khususnya kepada umat Islam.

“Sampai sekarang Israel masih melakukan penjajahan terhadap bangsa Palestina dan menodai kesucian Masjid Al Aqsha, Kiblat umat Islam pertama,” ujar Fery dalam rilisnya Rabu, (30/03/2016).

Karena itu, kehadiran 5 wartawan Indonesia yang diundang Israel telah mengkhianati konstitusi negara, mengkhianati pendiri bangsa ini.

“Sangat memalukan dan telah memperlihatkan jati dirinya sebagai pendukung penjajah yang selama ini selalu berlindung di balik istilah ‘jurnalis atau media independen,” ujarnya.

Fery bahkan meminta kepada pihak aparat penegak hukum untuk bergerak mengusut mereka karena telah membuat malu rakyat dan bangsa Indonesia yang baru saja menjadi tuan rumah KTT LB OKI di Jakarta.

“Kita menolak hubungan diplomatik dengan Israel karena tidak sesuai dengan konstitusi negara yang menegaskan bangsa Indonesia anti terhadap penjajahan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaam dan prikeadilan oleh karena itu penjajahan harus dihapus dari muka bumi,” tandas Fery.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

PD Muhammadiyah Gianyar Pelopori Pengajian Muslim Minoritas

PD Muhammadiyah Gianyar Pelopori Pengajian Muslim Minoritas

BMI Taiwan Dirikan Yayasan Yatim Piatu

BMI Taiwan Dirikan Yayasan Yatim Piatu

Sejuta Penduduk Indonesia berisiko Gangguan Jiwa Berat

Sejuta Penduduk Indonesia berisiko Gangguan Jiwa Berat

Muhammadiyah Menilai Kebijakan Ekonomi Jokowi Belum Konkret

Muhammadiyah Menilai Kebijakan Ekonomi Jokowi Belum Konkret

Wapres: Zakat Dibutuhkan untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Wapres: Zakat Dibutuhkan untuk Meningkatkan Kesejahteraan

Baca Juga

Berita Lainnya