Selasa, 2 Maret 2021 / 18 Rajab 1442 H

Nasional

Edukasi Orang Tua, Muslimat Hidayatullah Makassar Gelar Seminar Bahaya Homoseksual

Bagikan:

Hidayatulllah.com – Sebagai bentuk keperihatinan terhadap maraknya perilaku homoseksual di Indonesia, Muslimat Hidayatullah Makassar bekerjasama dengan Komunitas Pencinta Keluarga (KIPIK), mengadakan seminar bertema ‘Menyelamatkan Bangsa dari Darurat LGBT’ di Aula Al-Bayan Hidayatullah Makassar, Rabu (16/03/2016).

Dalam sambutannya, Haderah, selaku Ketua Mushida Makassar menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kasus homoseksual yang menurutnya terjadi juga karena lengahnya benteng dari keluarga.

“Perilaku homoseksual ini berawal dari rumah tangga yang tidak memberikan pencerahan kepada anggota keluarganya, untuk itu kami mengadakan seminar ini, agar kita bisa mengenali LGBT dan melakukan pencegahan dari rumah tangga kita,” terangnya.

Sementara itu, Dr. Hj. Sabriati Aziz, M.Pd.I, pakar parenting yang juga sebagai narasumber pada seminar tersebut menjelaskan, bahwa meskipun istilah LGBT baru ramai terdengar belakangan ini, namun sebetulnya tindakan menyimpang itu sudah ada sejak jaman dahulu.

“Untuk itu kita harus mengenalinya dan melakukan tindak pencegahan,” ujar Sabriati.

Lebih lanjut, pendiri KIPIK ini memaparkan, bahwa peran orang tua sangat diharapkan untuk mencegah perilaku homoseksual, ketika ada salah seorang anggota keluarga yang mulai terjangkiti, kata dia, harus segera diterapi sebelum makin kuat penyimpangannya.

“Sebab ketika parah, akan sulit untuk menyembuhkannya,” tukasnya.

Selain itu, Syawaliah Gasmini, M.Psi selaku pemateri kedua juga menjelaskan, bahwa untuk mengenali perilaku LGBT dirasa gampang-gampang susah, namun secara umum, lanjutnya, ada beberapa perbedaan perilaku maupun fisik yang sangat mecolok.

“Seorang homo cenderung pendiam dan tertutup, memperhatikan penampilan, dan biasanya bajunya ketat, memakai hiasan serta fashion yang up to date,” papar psikolog yang juga dosen Universitas Negeri Makassar ini.

Seminar yang dihadir oleh sekira 150 ibu-ibu dari berbagai majelis taklim yang ada di kota Makassar ini, ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. */Arvah Bandule

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Menristek: Peneliti Perlu Diingatkan akan Akhirat

Menristek: Peneliti Perlu Diingatkan akan Akhirat

PKS: Perpres tentang Miras Masih Lembek

PKS: Perpres tentang Miras Masih Lembek

Pergi ke Gaza Adalah Ibadah

Pergi ke Gaza Adalah Ibadah

Akhirnya, Warga Dusun Adow Manado Dapat al-Quran

Akhirnya, Warga Dusun Adow Manado Dapat al-Quran

Pemerintah Didorong Lakukan Pemeriksaan Komprehensif Terhadap Persediaan Vaksin

Pemerintah Didorong Lakukan Pemeriksaan Komprehensif Terhadap Persediaan Vaksin

Baca Juga

Berita Lainnya