Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Terkait Pilgub DKI, KH. Cholil Ridwan: Masyarakat Harus Paham Media Pembela Umat

Anggota Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah, KH. Cholil Ridwan
Bagikan:

Hidayatullah.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang, media sudah ramai membahas mengenai siapa yang dinilai layak menjadi orang nomer satu di DKI tersebut.

Ulama Betawi, KH. Cholil Ridwan, menghimbau kepada masyarakat untuk kritis terhadap pemberitaan di media dan memahami mana media yang membela umat.

“Apa yang mereka katakan kita harus telaah terlebih dahulu. Kalau jelas menyesatkan maka harus ditolak. Masyarakat harus tahu mana media pembela umat,” katanya kepada hidayatullah.com di Jakarta belum lama ini.

Ia juga menyayangkan, umat Islam sebagai yang jumlahnya terbanyak di Indonesia, justru tidak mempunyai media besar sebagaimana media mainstream yang ada saat ini.

“Kesalahan umat yang paling besar tidak mau atau tidak bisa membuat televisi. Padahal umat butuh bimbingan dari media,” ungkap anggota Majelis Tinggi Jakarta Bersyariah ini.

“Kita masih sibuk dengan permasalahan yang tidak subtansial, harusnya dengan jumlah yang demikian banyak kita bisa,” tambahnya.

Terkait dengan banyaknya umat Islam yang terpengaruh pemberitaan media soal pemimpin, Cholil menjelaskan, salah satu sebabnya karena ulama belum maksimal dalam memberikan pencerahan tentang pentingnya politik dan pemimpin muslim.

“Selama ini umat belum mendapat bimbingan yang memadai dari ulama,” pungkasnya.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tak Ada Sejarah NII di Sulsel

Tak Ada Sejarah NII di Sulsel

Warga Langsa Desak Pembubaran LDII

Warga Langsa Desak Pembubaran LDII

PP Muhammadiyah Minta Risma Tidak Gentar Menutup Dolly

PP Muhammadiyah Minta Risma Tidak Gentar Menutup Dolly

FKUB Balikpapan Minta Masyarakat dan Pemkot Waspada Imigran Syiah

FKUB Balikpapan Minta Masyarakat dan Pemkot Waspada Imigran Syiah

PIM Dorong Bentuk UU Sistem Ekonomi Sosial Mengatur Investasi

PIM Dorong Bentuk UU Sistem Ekonomi Sosial Mengatur Investasi

Baca Juga

Berita Lainnya