Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Rekomendasi Munas IKADI: Menolak LGBT, Pelakunya Diajak Kembali ke Fitrah

yahya g nasrullah/hidayatullah.com
Para Dai IKADI pada Munas ke-2 di Bekasi (14/02/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Musyawarah Nasional ke-2 Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat, mengeluarkan beberapa poin rekomendasi.

Di antaranya, terkait fenomena LGBT, IKADI dengan tegas menolak lesbian, homoseksual, biseksual, dan transgender yang kini masif terjadi di Indonesia.

“Menolak dengan tegas gerakan sistemik LGBT dengan senantiasa melakukan dialog agar mereka dapat kembali kepada fitrah,” ujar Sekretaris Umum IKADI, Ahmad Yani, membacakan hasil rekomendasi, Ahad (14/02/2016).

Selain itu, dalam catatan hidayatullah.com, IKADI menyerukan umat untuk membentengi moral dan akhlak dengan nilai-nilai agama, khususnya melalui keluarga. Yaitu membentengi dari arus pemikiran dan keagamaan yang menyimpang dan potensial merusak aqidah umat.

“Menyerukan kepada rakyat dan tokoh agama untuk menapaki langkah-langkah yang sistemik, guna membendung arus pemikiran dan keagamaan yang sangat potensial menghancurkan aqidah umat dan mengancam keutuhan NKRI,” ujarnya.

IKADI pun menyerukan para dai agar meningkatkan dan mengokohkan dakwah dengan beragam sarana dan media, demi menuju bangsa yang berkarakter rahmatan lil alamin.

Kemudian, IKADI meminta pemerintah meningkatkan peran aktif dan solutif melalui media komunikasi dan informasi, dalam menyelesaikan konflik horizontal yang terjadi di negara-negara Muslim. Mengingat Indonesia negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.

Dalam poin selanjutnya, IKADI mendorong pemerintah Indonesia mempersiapkan SDM dengan skill yang handal. Agar, dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), Indonesia menjadi kuat di negerinya sendiri.*

Rep: Yahya G Nasrullah
Editor: Muh. Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Kejanggalan Penyusunan Regulasi soal Tembakau: dari Ayat Hilang sampai Diendapkan

Kejanggalan Penyusunan Regulasi soal Tembakau: dari Ayat Hilang sampai Diendapkan

Polisi Tembaki Massa, Diduga Ada Provokator Mau Adu Domba Aparat–Ulama

Polisi Tembaki Massa, Diduga Ada Provokator Mau Adu Domba Aparat–Ulama

Massa LDII Serang Pengajian Kampus UIKA

Massa LDII Serang Pengajian Kampus UIKA

Pelepasan 110 Da’i-dai Ramadhan di Wilayah Terpencil

Pelepasan 110 Da’i-dai Ramadhan di Wilayah Terpencil

Puluhan Ormas Muslimah Kecam Karikatur The Jakarta Post

Puluhan Ormas Muslimah Kecam Karikatur The Jakarta Post

Baca Juga

Berita Lainnya