Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Penyandang Tunanetra Berharap Al-Quran dan Kitab Kuning Braille

Bagikan:

Hidayatullah.com – Keterbatasan tidak menjadi alasan untuk lalai dari berinteraksi dengan Al-Quran. Buktinya, ketika mata tak mampu melihat, tapi mata hati dan otak masih mampu mengingat dan mempelajari al-Quran.

Setidaknya itu yang diperlihatkan beberapa tunanetra saat tampil di panggung pada acara tabligh akbar dan wakaf 1000 Al-Quran Braille Digital di masjid Manarul Ilmi kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Ahad, (06/12/2015).

9 dari ribuan tunanetra ini maju ke panggung setelah Syeikh Ali Jaber menanyakan adakah yang setiap bulan khatam Al-Quran lebih dari satu kali.

Seorang peserta bernama Syamsudin misalnya, ia mengaku setidaknya khatam Al-Quran 3 kali dalam sebulan. Tak hanya membaca, bahkan ia juga sekaligus belajar memaknai kata Bahasa Arab.

“Seperti kata kutiba ternyata asal kata ka-ta-ba,” ujar pria 44 tahun ini.

Sunarto, pria asal Bangkalan mengaku dalam setiap bulan, dirinya biasa mengkhatamkan Al-Quran minimal 2 kali.

“Alhamdulillah saya baru bisa 2 kali khatam Al-Quran setiap bulannya karena kesibukan saya,” katanya.

Lain lagi dengan Ahmad, di hadapan Syeikh Ali ia mengungkapkan keinginannya untuk tidak hanya dibuatkan Al-Quran braille, tapi juga kitab braille.

“Kalau bisa syeikh juga buatkan untuk kami kitab braile, supaya kita juga bisa belajar kitab,” ungkapnya.

Sedangkan pria berjaket biru yang tidak menyebutkan namanya, saat diberi kesempatan berbicara oleh Syeikh Ali Jaber, ia mengungkapkan.

“Keterbatasan bukan menjadi suatu yang membuat putus asa dan melemahkan, tapi justru sebagai cambuk untuk meraih syurga yang setinggi-tingginya,” tuturnya.

“Untuk itu, mari isi rumah-rumah kita dengan Al-Quran,” tambahnya.

Atas ikhtiar para tunanetra ini dalam mengkhatamkan Al-Quran sebanyak-banyaknya. Syeikh Ali memberikan hadiah berupa uang tunai. [Baca: Gelar Wakaf 1000 Al-Quran Braille Digital Bagi Penyandang Tunanetra]

“Untuk semua yang di depan ini, saya hadiahkan masing-masing uang senilai 1 juta rupiah,” tukas pria asal Kota Madinah ini.*

Baca jug: Mujahid: Mata Tak Bisa Melihat tapi Diberi Kemudahan Allah Menghafal Al-Quran

Rep: Yahya G Nasrallah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Polisi Ponorogo Gencar Razia Kafe Dan Hotel Ramadhan

Polisi Ponorogo Gencar Razia Kafe Dan Hotel Ramadhan

Optimalkan Zakat, Pemkot Depok Selenggarakan BIMTEK

Optimalkan Zakat, Pemkot Depok Selenggarakan BIMTEK

93 Persen Kaum Muda Muslim Indonesia Merasa Bahagia

93 Persen Kaum Muda Muslim Indonesia Merasa Bahagia

HAU: Hentikan Operasi Tinombala Jika Santoso Sudah Tewas

HAU: Hentikan Operasi Tinombala Jika Santoso Sudah Tewas

Komnas HAM: 10 Orang Meninggal dalam Kerusuhan 21-22 Mei 2019

Komnas HAM: 10 Orang Meninggal dalam Kerusuhan 21-22 Mei 2019

Baca Juga

Berita Lainnya