Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Anggota DPR Sebut Ada Dugaan Kuat PT. Freeport Lakukan “Transfer Pricing”

Anggota DPR RI, Effendi Simbolon
Bagikan:

Hidayatullah.com- Anggota DPR RI, Effendi Simbolon mengatakan persyaratan di dalam kontrak karya tidak banyak yang dipenuhi oleh PT. Freeport, bahkan apa yang ada di dalam Undang-Undang (UU) Minerba juga tidak dipenuhi.

“Apa saja? Pembangunan smelter. Kalau dia (PT. Freeport) bilang begana (begini,red), kami komitmen, bohong lah. Bohong! Bohong!” kata Simbolon kepada wartawan usai Dialog Kisruh Freeport di Warung Komando, Tebet, Jakarta Selatan, Ahad (06/12/2015).

“Kalau bangun, bangun saja!” tegas Simbolon menambahkan.

Menurut Simbolon, PT. Freeport merasa takut karena terduga kuat ada transfer pricing (dalam penggelapan pajak, red), “Bayangkan dalam bongkahan dia pindahkan ke luar negeri, baru diurai di sana. Mana yang emas, tembaga, mineral lainnya dan jangan-jangan ada uranium juga,” cetus Simbolon.

Sementara itu, Simbolon mengatakan kewajiban divestasi tidak dipenuhi PT. Freeport. “Seolah-seolah kita ingin mengambil sahamnya, bukan! Itu kewajiban, afirmatif. Itu mandatory, jadi tidak ada urusan Riza ataupun Novanto meminta saham.”

Kalaupun ingin mengambil saham, kata Simbolon, itu setelah pemerintah, BUMN, BUMT, dan swasta tidak bisa. Baru kemudian diserahkan saham tersebut karena seperti itu prosedurnya.

“Itu diatur Undang-Undang, Menteri Keuangan nanti yang mengatur. Dan bayar sesuai dengan nilai saham di pasar, tetapi tidak melalui saham yang dibeli melalui pasar. Jadi divestasi itu langsung, pengurangan saham diserahkan kembali kepada pemerintah,” tandas Simbolon.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

64 Mahasiswa Beasiswa BAZNAS Diwisuda, Diharapkan Berperan Nyata

64 Mahasiswa Beasiswa BAZNAS Diwisuda, Diharapkan Berperan Nyata

Panja BPIH Minta Maskapai Turunkan Ongkos

Panja BPIH Minta Maskapai Turunkan Ongkos

Pengadilan Tinggi Turki Batalkan Hagia Sophia jadi Museum, akan Kembali untuk Sujud dan Ruku’

Pengadilan Tinggi Turki Batalkan Hagia Sophia jadi Museum, akan Kembali untuk Sujud dan Ruku’

Merasakan Suprise Halal di India

Merasakan Suprise Halal di India

HAM Dinilai Hanya Berlaku untuk Muslim

HAM Dinilai Hanya Berlaku untuk Muslim

Baca Juga

Berita Lainnya