Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Pentingnya Mempertahankan Akidah Mualaf di Perbatasan Aceh

ISTIMEWA
Dai perbatasan Aceh Singkil, Tgk. Jamaluddin
Bagikan:

Hidayatullah.com—Salah satu tugas terpenting dai perbatasan antara  Aceh dan Sumatera Utara adalah membimbing akidah para mualaf (orang yang baru masuk Islam) agar imannya kokoh dan tidak akan kembali ke agamanya semula.

Demikian disampaikan dai perbatasan Aceh Singkil, Tgk. Jamaluddin saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke, Banda Aceh, Rabu (2/12/2015) malam.

”Dalam berdakwah tentunya ada hambatan-hambatan, salah satunya masih kentalnya kebiasaan lama sebelum memeluk agama Islam. Maka sering kita dapati walaupun sudah Muslim namun di pesta perkawinan masih diwarnai dengan acara musik yang dibarengi dengan mabuk-mabukan serta perjudian,” terang Jamaludin.

Menurutnya, berdakwah tauhid adalah misi kerasulan yang mesti dilanjutkan untuk memperkuat iman para mualaf. Menurut  pengamatannya, di Singkil ada oknum masuk Islam terkadang bukan karena kesadaran jiwa namun ada kepentingan lain yang ingin dicapai, sebut saja seperti ingin menikahi wanita Muslimah atau hanya untuk menjadi kepala desa di mayoritas Muslim.

Bahkan ada juga hanya sekedar ikut-ikutan menyesuaikan diri dengan keyakinan masyarakat setempat.

Karena itu, sampai hari ini, dai perbatasan terus berusaha menjaga akidah para mualaf. Diantara hal yang dilakukan adalah mengirim anak-anak mualaf belajar agama di pondok pesantren di Aceh.

“Solusi yang kami lakukan saat in, sudah  mengirim tujuh puluh  anak –anak mualaf ke berbagai pesantren di Aceh untuk membekali akidah yang kuat dan menjadi juru dakwah di desanya masing-masing kelak.*/ Mustafa Woyla (Aceh)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kapolri Imbau Media Massa Memberitakan Aksi Bela Islam secara Objektif

Kapolri Imbau Media Massa Memberitakan Aksi Bela Islam secara Objektif

Mahfud MD Sebut Konflik Qatar Adalah Adu Domba

Mahfud MD Sebut Konflik Qatar Adalah Adu Domba

Ekonomi Islam IAIN Sumut Akan Dimandirikan

Ekonomi Islam IAIN Sumut Akan Dimandirikan

Panitia IBF: Bukan Kecolongan, Tapi Salah Komunikasi

Panitia IBF: Bukan Kecolongan, Tapi Salah Komunikasi

Kritisi OBOR, Fadli Zon: nilai tambahnya Hanya Menguntungkan China

Kritisi OBOR, Fadli Zon: nilai tambahnya Hanya Menguntungkan China

Baca Juga

Berita Lainnya